oleh

Safari Jumat, Kapolres Lotim Sosialisasikan Program Pemerintah

LOMBOK TIMUR – Program safari shalat Jum’at yang ke-176 jajaran Polres Lombok Timur di masjid berlangsung Sirojul Munir Dusun Montong Agung, Desa Danger, Kecamatan Masbagik.

Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio, S.I.K., M.H., menegaskan safari tersebut sebagai bentuk jalinan silaturrahmi antara jajaran kepolisian dengan masyarakat.

Dikesempatan itu, Kapolres Lotim memaparkan konsep yang dibangun pemerintah dalam membangun sinergitas yaitu adaptasi kebiasaan baru (era new normal).

Di Indonesia bahkan dunia masih disibukkan dengan wabah covid-19. Dan virus ini masih tetap mengancam. Namun sekarang pemerintah sudah menemukan vaksinnya yang kini masih dalam tahap uji klinis oleh para pakar dunia.

Baca Juga  Bupati Sukiman : Pejabat jangan Banyak Berteori Apalagi Cuma Duduk Dibelakang Meja

Konsep adaptasi tatanan baru saat ini digelorakan oleh seluruh umat didunia. Dan negara-negara yang ada didunia ini pasti akan menyikapi konsep tersebut dengan cara yang berbeda-berbeda.
Salah satu yang digagas Polda NTB bersama pemerintah Kampung Sehat. Kampung sehat tersebut menurut dia, lebih mengedepankan produktifitas perekonomian masyarakat disaat wabah pandemi terjadi.

“SEHAT itu memiliki makna diantaranya, Steril, Ekonomi produktif, Harmonis, Asri dan Tangguh. Dan konsep itu pun diperlombakan. Salah satu yang memperoleh penghargaan juara ketiga lomba Kampung Sehat Desa Danger ini,” ujar Kapolres Lotim Tunggul Sinatrio saat bersilaturrahmi bersama masyarakat Danger, Kecamatan Masbagik, Jum’at (2/10).

Baca Juga  Kecewa Atas Kinerja PDAM, Bupati Lotim Bakal Evaluasi Jajaran Direksi

Selain itu, Tunggul Sinatrio membeberkan sanksi terhadap pelanggaran Inpres Nomor 6 tahun 2020 yakni penertiban atau pendisplinan protokol kesehatan yang diatur dalam Pergub No. 7 tahun 2020 tentang pencegahan penyakit menular.
Sebagai tindak lanjut, pelanggaran terhadap peraturan tersebut akan dikenakan sanksi denda dan sanksi sosial.

“Operasi yustisi ini akan melibatkan TNI-POLRI, Pol PP dan instansi terkait untuk menertibkan masyarakat yang tidak mau mentaati anjuran pemerintah. kita sebagai masyarakat yang patuh hukum untuk menaati aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah,” pesan Kapolres Lotim.

Baca Juga  Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Belum Cair

Tak lupa, Kapolres Lotim berpesan agar tetap meningkatkan kesatuan dan persatuan dan menjaga marwah ukhuwah Islamiyyah. Apalagi, Indonesia merupakan penganut agama Islam terbesar di dunia.

Usai melaksanakan safari Jumat, Kapolres Lotim Tunggul Sinatrio membagikan bingkisan berupa santunan santunan kepada anak yatim. Serta, pasir dan semen kepada masjid Sirojul Munir Montong Agung. (wr-dy)

Komentar

News Feed