LOMBOK TIMUR – Bupati Lombok Timur, Drs. H. M Sukiman Azmy mengaku kecewa atas kinerja jajaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lotim yang tidak memenuhi target. Pasalnya, penambahan jumlah masyarakat yang dapat terlayani minimal 30 ribu Sambungan Rumah (SR) tidak sesuai ekspektasi orang nomor satu di Lombok Timur itu.
Kekecewaan sebelumnya juga pernah dilontarkan Bupati Lombok Timur terhadap kinerja PT. Energy Selapang dalam Rapat Umum Pemagang Saham (RUPS) beberapa waktu lalu.
“Program penambahan 30 ribu pelanggan sesuai target tidak terealisasi. Nyatanya hingga tahun 2020 berakhir jumlah pelanggan masih berkutat diangka 27.857 SR atau hanya bertambah 2.254 SR dibanding tahun sebelumnya. Ditambah lagi, Pemerintah telah memberikan dukungan optimal untuk pencapaian target tersebut, yang tidak dimanfaatkan dengan baik oleh PDAM,” ungkap Sukiman sembari kecewa dengan kinerja PDAM Lotim, Rabu, (28/4).
Kekecewaan tersebut disampaikan di hadapan seluruh undangan yang hadir pada (RUPS) yang berlangsung di Aula PDAM dan dengan tegas akan melakukan evaluasi terhadap jajaran direksi.
Keputusan tersebut diambil berdasarkan kinerja PDAM yang tidak mencapai target. Salah satu target yang ditetapkan adalah penambahan jumlah masyarakat yang dapat terlayani minimal 30 ribu sambungan rumah (SR).
Dalam pandangannya, Sukiman Azmy tidak menuntut setoran laba tinggi dalam tubuh PDAM dibanding BUMD lainnya. Melainkan dituntut atas peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan. Kaitannya dengan PDAM tuntutan tersebut adalah perluasan jaringan.
Ia juga mengingatkan PDAM, selain bekerja secara profesional, juga harus meningkatkan sinergisitas dengan seluruh stakeholder agar kinerjanya terus membaik. Dengan demikian tujuan keberaaan BUMD ini dapat diwujudkan.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PDAM tersebut dihadiri oleh jajaran PDAM Kabupaten Lombok Timur, Dewan Pengawas, sejumlah pimpinan OPD terkait seperti Bappeda, Dinas PUPR, Dinas LHK. (wr-sid)










