oleh

Setelah Dipimpin Kepala Yang Baru, Pasar Amahami Tampak Banyak Gebrakan

 

Kota Bima, Siberindo.co – Setelah diangkatnya Sariman SH menjadi Kepala UPTD Sarana Ritribusi Perdagangan Pasar Amahami Kota Bima, beberapa bulan yang lalu mencerminkan kearifan lokal kinerja patut dibanggakan. Pasar yang selama ini kelihatan kumuh dan kotor sejak awal diresmikan, sekarang sudah banyak perubahan. Mulai dari kebersihan halaman depan dan parit yang tersumbat sudah dibersihkan,tempat jalan orang berbelanja yang dulu sempit sekarang sudah diperlebar dan para pedagang bakulan sudah diatur dengan rapinya.

Selain itu para pedagang yang menyewa toko yang menunggak pembayar sampai 3 bulan, oleh petugas melakukan penagihan secara terus menerus dengan cara yang sopan dan santun sampai pedagang membayarnya. Apabila tidak mau membayar diancam akan diganti dengan orang lain, Gebrakan ini dilakukan agar pendapatan asli daerah pasar amahami bisa meningkat terus setiap bulannya .

Baca Juga  Bocah 7 Tahun Tewas Tersengat Listrik PLN, Polisi Turun Olah TKP

Kepala UPTD Sarana Ritribusi Pedagang Pasar Amahami Kota Bima Sariman SH menyampaikan, bahwa apa yang semua orang lihat itu berkat kerja keras semua pegawai dalam pasar Amahami yang melakukan pengarahan kepada semua pedagang agar menjaga kebersihan dan berjualan pada tempat yang sudah ditentukan dan lebih meningkatkan pengawasan agar mereka sadar akan kebersihan.

Jadi kepala pasar yang dikenal intelek dan kerja nyata ini bisa keras dan bisa lemah lembut karena menghadapi orang banyak yang datang dari berbagai daerah di NTB bahkan luar NTB. Dengan cara itu mereka sadar akan kewajibannya untuk membayar retribusinya, setiap hari dan pendapatan dari ritribusi harian inilah yang menjadi sumber pendapatan pasar yang bisa meningkatkan PAD pasar amahami.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Desa Soro Bantu Warga Binaan Lakukan Pengecoran Masjid Nurul Hilal

Untuk diketahui kata mantan Humas Setda kota bima yang dipanggil Ustadz oleh temannya itu,Pemerintah Kota Bima dalam tahun 2021 nanti sudah menargetkan PAD untuk pasar amahami sebesar Rp 3 M. Sehingga pihak sebagai kepala pasar mulai untuk tahun 2021 nanti akan melakukan menagihan retribusi harian kepada para pedagang yang menjual di los dan lapak mengambil bahu jalan pemerintah dan bahu jalan di pasar Senggol dan pasar paruga Kota Bima.

Baca Juga  Langgar Prokes Covid-19,Polsek Mataram Bubarkan Lomba Kicau Burung

“ yang sejak bencana Banjir besar dulu tidak pernah ditagih retribusinya. Ini untuk peningkatan PAD,” jelas Sariman di akunya.

Dijelaskan oleh Sariman,SH yang bercita-cita menjadi anggota DPRD tapi kandas, dengan melihat prospek yang ada dari hasil sewa toko,sewa ATM,sewa gedung plut,sewa gedung rumah tenung dalam pasar dan hasil retribusi penjual bakulan setiap hari,target pendapatan asli daerah untuk pasar Rp 3 Miliar. Dipastikan akan tercapai dan tentu untuk mencapai itu harus dilakukan pengawasan, terhadap yang akan dikenakan pajak dan retribusi salah satu jalan untuk meningkatkan PAD. (TS/IM)

News Feed