oleh

Penanganan RTLH Tercepat, Dinas Perkim Lotim Dianugerahi Penghargaan

LOMBOK TIMUR – Program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kabupaten Lombok Timur terbaik tingkat nasional. Program yang didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020 terealisasi hanya 3 bulan dari 2 semester yang direncanakan.

Dinas Perumahan dan Permukiman Wilayah (Perkim) Lombok Timur mampu menyelesaikan sebanyak 332 unit RTLH dalam waktu singkat.
Tak pelak, Dinas Perkim Lotim dihadiahi penghargaan oleh Kementerian PUPR RI.

Kepala Dinas Perkim Lotim, Ir. Syahri mengatakan, penghargaan dibidang perumahan dan permukiman Sub Bidang Swadaya Tahun 2020 dari kementerian PUPR sebagai bentuk apresiatif. Lotim dinilai berhasil menjalankan program RTLH dengan singkat. Meskipun ditengah pandemi Covid-19 saat ini.

Baca Juga  Kemensos RI : BUMDes Dapat Menjadi Suplier BPNT

Selain itu, kata Syahri, Perkim Lotim pun menjadi salah satu pembicara disalah satu pertemuan se – Indonesia terkait pengalaman Pemkab Lotim dalam memanage program RTLH.

Masih kata Syahri, sesuai data, total sebanyak 33.106 unit RTLH di Lotim yang masih butuh penanganan. Untuk menyelesaikannya dilakukan secara bertahap.
Selain Dinas Perkim, stake holder diharapkan bersinergi untuk menanganinya. Misalnya, Baznas, Dinas Sosial, termasuk program RTLH yang bersumber dari Dana Desa (DD).

Baca Juga  Saudi Batasi Haji Hanya untuk Domestik dan Ekspatriat, Menag: Kita Fokus Persiapkan Haji 1443 H

Program RTLH tak sesederhana yang dibayangkan. Menurut Syahri, keterbatasan anggaran yang hanya Rp. 5 miliar, tetapi program tersebut dapat direalisasikan dengan kondisi terbatas. Tentunya, dengan sistem swadaya dan kemandirian masyarakat setempat, faktor pendukung lainnya seperti keterlibatan aparatur desa bagian yang tak terpisahkan.

“Hasil monitoring dan pengawasan dari pusat jumlah bantuan RTLH yang sudah digelontorkan pada tahap pertama 120 unit. Tahap kedua 200 unit. Jika dikalkulasikan dengan stake holder lainnya sebanyak 730 unit,” papar Syahri.

Baca Juga  Luar Biasa, KSB Terpilih Juara 1 World Innovation Spotlight Award OGP

Demikian pula pengerjaan RTLH yang digagas oleh salah satu Ponpes di Pene. Sehingga berjumlah 1.050 unit RTLH.
Kendatipun, masih banyak pekerjaan yang belum terakomodir, Dinas Perkim Lotim masih harus mengajukannya ke pemerintah pusat di tahun 2021 mendatang.

“Pastinya bantuan RTLH akan diakomodir baik melalui anggaran pemprov maupun pempus. Saya merasa optimis kucuran anggaran RTLH direalisasikan setelah dibuktikan dengan penghargaan yang didapatkan,” jelasnya

Namun, seberapa besar anggaran yang disepakati, Syahri belum dapat memastikannya. (dy)

Komentar

News Feed