SELONG – Longsor dan pohon tumbang kembali terjadi di Kokok Tebel, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Jumat pagi (5/2). Tepatnya sekitar satu kilometer sebelum mencapai taman wisata Pusuk Sembalun. Ini akibat hujan lebat disertai angin kencang membuat Pusuk Sembalun rawan longsor dan pohon tumbang.
“Posisinya di tempat pohon tumbang yang menimpa mobil camat Sembalun tahun 2016 lalu,” kata Kapolsek Sembalun AKP Lalu Panca Warsa pada Lombok Post, Jumat (5/2).
Saat longsor terjadi pada sekitar pukul 16.05, dia bersama jajaran Polsek Sembalun tengah melakukan patroli. Melihat longsor, Panca langsung turun dan meminta petugas untuk mengecek kondisi material.
Namun di saat melihat kondisi dari dekat, tiba-tiba longsoran baru datang dan hampir mengenainya dan jajaran. Material tanah dan batu juga pohon yang tumbang tidak sampai menutup badan jalan.
Setelah mendapat bantuan dari TRC-PB BPBD Lotim, material dapat dibersihkan. “Sekarang kita terus monitor,” ujarnya.
Sampai sore kemarin, hujan lebat masih terjadi di wilayah Kecamatan Sembalun. Selain hujan dan angin, sepanjang jalan Pusuk Sembalun juga disertai kabut tebal. Jarak pandang sekitar 30 meter di siang hari dan bisa mencapai 20 sampai 10 meter di malam hari.
“Melihat kondisi pusuk Sembalun saat ini, kami sarankan sebaiknya wisatawan jaga berkunjung dulu,” pinta Panca.
Selain itu, melalui akun media sosial Instagram dan Facebook Polsek Sembalun, pihaknya tetap mengupdate kondisi terkini. Kata Panca, untuk warga yang terpaksa harus lalu lalang, kami minta untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana longsor dan pohon tumbang.(*/cr4)
Sumber : lombokpost.jawapos.com







