oleh

Polisi Kerangkeng Pembobol ATM dan Brankas

IST/RADAR MANDALIKA
AMANKAN: Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Dhafid Shiddiq didampingi Kasi Humas Polres Lobar AKP Agus Pudjianto saat menunjukkan pelaku dan barang bukti di Mapolres Lobar, kemarin (2/6).

LOBAR—Dua pelaku spesialis pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan brangkas diamankan jajaran Polres Lombok Barat (Lobar). Tercatat komplotan ini sudah beraksi di beberapa TKP.
Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Dhafid Shiddiq mengatakan para tersangka ini diamankan pada Senin (31/5) lalu di kawasan Jempong Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. “Ada empat pelaku, dua berhasil kita tangkap di wilayah Jempong Mataram, dan dua lagi berhasil melarikan diri,” terang Dhafid yang didampingi Kasi Humas Polres Lobar AKP Agus Pudjianto saat jumpa pers di Mapolres Lobar, kemarin (2/6).
Menurutnya keempat pelaku merupakan spesialis pembobol brangkas dan harmonika. Sebanyak tujuh TKP berbeda menjadi sasaran komplotan ini, salah satunya ATM dan brangkas di Alfamart Sekotong. Uang sebesar Rp 200 juta lebih berhasil digondong para pelaku dari tujuh TKP itu. Dhafid menyebutkan inisial dua pelaku yang tertangkap itu ZN alias Zul Tatto dan AN alias Manjiwen.
“Untuk dua pelaku yang berhasil melarikan diri sudah dikantongi identitasnya dan terus dilakukan pengejaran. Keempat pelaku berasal dari wilayah Jempong Kecamatan Sekarbela Mataram,” imbuhnya.
Ia mengungkapkan dalam penangkapan para pelaku ini melibatkan Polsek jajaran, Sat Reskrim Sabhara serta tim PUMA. Sebagai informasi, tim dari Polda NTB dan Polres Mataram sempat lakukan pengerebekan, namun gagal. “Alhamdulillah kita berhasil,” ucapnya.
Dikonfirmasi terkait otak dari komplotan itu, Shiddiq mengatakan bahwa keempat pelaku merupakan pelaku utama. Lantaran menjalankan peran dan pemikiran yang sama. Bahkan terkadang dalam melakukan aksinya tidak selalu berempat.
“Kadang melakukan aksi berdua, bertiga dan berempat. Jadi kami katakan kesemuanya ini adalah pelaku utama,” tegasnya.
Ada yang unik saat komplotan ini melancarkan aksinya. Usai berhasil membobol ATM dan brangkas di Alfamart Sekotong, pelaku menempelkan sebuah tulisan ‘Selalu Bersyukur’. Namun tulisan itu hanya ditempel pada TKP di Sekotong saja.
“Hanya di Alfamart Sekotong itu mereka memasang tulisan. Mungkin maksudnya mereka bersyukur setelah berhasil melakukan aksinya,” ujarnya.
Selain mengamankan dua orang pelaku, polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti seperti mesin las, kapak, palu, tang dan beberapa alat lainnya. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan satu buah alat hisap sabu atau bong hisap. Diduga para pelaku ada yang juga manjadi pengguna narkoba jenis sabu.
“Semuanya ini adalah peralatan yang dipakai untuk menjalankan aksinya,” sebutnya.
Kini kedua pelaku dan barang bukti itu diamankan di Mapolres Lobar, sementara polisi terus mengembangkan kasus pembobolan tersebut. Atas perbuatannya, para pelaku disangkakan melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. (win)

BACA JUGA:  Mobil Tabrak Pembatas Jalan Bypass Bandara Lombok Karna Sopir Ngantuk

News Feed