GIRI MENANG – Warga yang bermukim di sempadan sungai wilayah Kecamatan Lembar, Lombok Barat (Lobar), segera direlokasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar sedang menghitung jumlah rumah yang terdampak untuk dibangunkan rumah di tempat lain. “Tidak memungkinkan membangun rumah (lagi) di lokasi sebelumnya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lobar Mahnan, Selasa (23/2/2021).
Sebelumnya, tiga rumah rusak berat diterjang Banjir bandang di Dusun Tibu, Desa Labuan Tereng beberapa hari lalu. Selain itu, ada juga tujuh rumah rusak sedang.
“Nanti kita anggarkan melalui program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) yang ada di Dinas Perumahan dan Permukiman Lobar,” terangnya.
Sementara Kepala Dinas Perkim Lobar H Lalu Winengan menegaskan, Pemkab Lobar telah siap membantu masyarakat yang terdampak banjir. Termasuk membangun rumah mereka. “Nanti dibangun dengan cara gotong royong. Kita berharap TNI dan Polri ikut berpartisipasi dalam pembangunan rumah untuk masyarakat yang terdampak ini,” tambahnya.
Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid mengatakan Pemkab Lobar sudah melaksanakan penanganan bencana Banjir ini dengan maksimal. Namun tentu saja masih ada yang merasa belum puas.
Untuk itu, berharap kepada semua OPD agar intens melakukan pertemuan-pertemuan guna mendapatkan solusi terbaik secara teknis maupun non teknis. “Jadi, apa yang kita kerjakan mendapatkan hasil yang maksimal juga,” kata dia. (*/cr4)
Sumber : lombokpost.jawapos.com










