oleh

Orok Bayi Ditemukan Membusuk Diduga Hasil Perselingkuhan

LOMBOK TIMUR – Agus Ependi (27) tak menyangka bila bungkusan kain yang tertindih batu itu ternyata jasad bayi yang sudah membusuk dan sengaja dibuang orang tuanya. Temuan orok bayi berjenis kelamin laki-laki itu sekitar pukul. 11.00 wita, Selasa (15/9).

Petani asal Dusun Montong Tanggak, Desa Sikur Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur yang tengah mencari kayu disebuah kebun, sedari awal sudah curiga jika bau busuk menyengat yang tercium itu berasal dari bungkusan kain.

Sontak saja, Agus Ependi yang melihat pertama kali temuan orok bayi itu langsung melaporkannya ke kepala wilayah dan Bhabinkamtibmas setempat Brigadir. Yudi Verdian Karisma.
Warga pun geger setelah setelah mendengar adanya penemuan jasad bayi tersebut.
Diduga, orok bayi yang sudah 5 hari dibuang orang tuanya itu merupakan hasil hubungan gelap yang tak diinginkan kehadirannya.

Baca Juga  Terkait Penurunan Baliho HRS, Silaturrahmi Danrem 162 Wira Bhakti Ke Tokoh FPI Karang Taliwang Buahkan Kesepakatan Manis

Polsek Sikur yang mendapatkan laporan temuan jasad bayi segera menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Tak butuh waktu lama, hanya hitungan jam penyidik menciduk kedua pasangan selingkuh tersebut.
MM (35) dan HM (45) ditetapkan sebagai tersangka. Kedua pasangan selingkuh itu pun digelandang ke Polres Lombok Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga  Mahendra Siregar: GTF Leaders Summit Asia Jadi Konferensi Internasional Pertama di Asia

Kapolres Lombok Timur, AKBP. Tunggul Sinatrio, SIK, MH melalui Kasubag Humas Polres Lotim, Iptu. Lalu Jaharuddin menegaskan bahwa kedua tersangka merupakan warga Dusun Montong Tanggak, Desa Sikur Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur.
MM, ibu rumah tangga yang sudah lama ditinggal bekerja suaminya ke negeri Jiran, Malaysia itu menjalin hubungan gelap dengan tetangganya, HM yang juga ketua RT 1 lingkungan setempat.

Dari hasil interogasi, MM dan HM tega membuang bayinya karena rasa malu. Sebab bayi lahir merupakan hasil hubungan gelap.
Pelaku mengakui melahirkan bayinya tanpa bantuan siapapun pada hari Jum’at dinihari (11/9) lalu sekitar pukul 03.00 wita. Dalam proses kelahiran itu, bayi tersebut sudah dalam.keadaan meninggal dunia.
Takut aib mereka terbongkar kedua pelaku pun membuang bayinya pada hari Jum’at ( 11/9) sekita pukul : 08 .00 wita.

Baca Juga  Pakar : Bawaslu Wajib Mengusut Tuntas Dugaan Dana Kampanye dari Tambang Ilegal

“Pelaku MM ini sudah bersuami dan saat ini sedang berada di luar negeri pergi bekerja sebagai buruh,” ujar Jaharuddin.

Untuk kepentingan penyidikan, saat ini orok bayi masih berada di Puskesmas Sikur untuk di visum.
Sementara, pelaku yang juga ibu korban masih menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas Sikur . (wr-dy)

Komentar

News Feed