oleh

Politisi Partai Demokrat, Kecam PT MacMahon Aliansi PT AMNT Soal Karyawan Tak Makan

Sumbawa Barat – Video Viral terkait unggahan salah seorang netizen pemilik akun Sus yang diduga tidak dapat makanan dilokasi kerja Site PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) dikecam anggota DPRD KSB dari Fraksi Demokrat, Ahmad Jamaluddin, S.Ag.M.Si.

Menurut politisi asal Desa Labuhan Lalar Taliwang itu, menunjukkan perusahan telah melakukan penjajahan terhadap karyawannya,yg semestinya karyawan itu dilindungi secara baik kesehatan dan fisiknya, karena karyawan adalah aset bagi perusahaan.

” Terkait dengan kasus karyawan PT.Macmahon yang tidak diperlakukan secara manusiawi dengan tidak memberikan makan selama satu hari, kami mengutuk sikap perusahaan tsb, ini menunjukkan perusahan telah melakukan penjajahan terhadap karyawannya,” tandas Ahmad Jamaluddin, kepada KMC Media Group Siberindo.

Baca Juga  Postur APBD Lotim Rp. 2.7 Triliun

Seperti diberitakan KMC News media group Siberindo sebelumnya, sebuah video yang diunggah pemilik akun Sus di lokasi Camp kerja PT MC Mahon perusahaan alinasi PT Amman Mineral Nusa Tenggara viral di Media Social sejak Selasa (26/1/2021).

Video tersebut pertama kali diunggah di Group Facebook rungan Samawa menceritakan tentang kondisi sejumlah karyawan yang diduga tidak diberi makan dari pagi sampai malam.

Sontak video unggahan tersebut mendapat berbagai respon para netizen, hingga berita ini diturunkan sudah dibagikan 31 kali dan puluhan komentar, ada beberapa netizen mencoba menanggapi dengan memberi masukan namun sebaliknya sebagian diantaranya memberi cibiran terhadap perusahaan.

Baca Juga  Sumbawa Barat Kaya Raya, Rakyat Masih Menjerit

Head and Coorporate Communication PT AMNT, Kartika Oktaviana, menjelaskan, Amman Mineral melakukan langkah extra mitigasi risiko pencegahan Covid-19 dengan melakukan skrining massal untuk memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh karyawan dan mitra bisnis. Untuk mendukung proses ini berjalan dengan baik dan dalam waktu singkat, perlu diterapkan langkah-langkah social distancing yang lebih ketat.

“ Kemarin adalah hari pertama pelaksanaaannya. Kami dan mitra bisnis yang menyediakan layanan makanan telah bekerja tanpa henti untuk mengakomodasi kebutuhan makan seluruh warga Batu Hijau. Namun dengan kondisi saat ini, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri. Kami terus berupaya lebih efektif lagi dalam bekerja, mengaktifkan tambahan jumlah karyawan untuk membantu layanan makanan.,” jawab Vina sapaan akrab Kartika Octaviana saat dihubungi JMS News media Group KMC, Rabu Pagi (27/1/2021).

Baca Juga  Penghargaan: Anugerah Kemerdekaan dan Keberagaman Pers Indonesia untuk Google

Setiap karyawan yang memerlukan bantuan dikatakan Vina, dapat dengan mudah menyampaikan ke atasan langsung agar segera ditindaklanjuti. AMNT juga mengerahkan semua supervisor agar secara proaktif mencatat aspirasi dan keluhan dari seluruh tim.

“ Ini supaya kami cepat bisa mengidentifikasi masalah dan mengatasinya dengan solusi yang tepat. Kondisi saat ini memang kurang ideal. Kami terus berupaya untuk memastikan kualitas layanan bagi seluruh karyawan agar bisa tetap nyaman,” demikian ujarnya.(K1)

 

News Feed