oleh

Soal Larangan Mudik, Pentingnya Kesadaran Masyarakat

LOMBOK TIMUR – Kebijakan Bupati Lombok Timur melarang mudik didasari demi kemaslahatan bersama.

Sudah setahun lamanya masyarakat Lombok Timur mengalami masa pandemi. Masyarakat sudah tahu akibat yang ditimbulkan oleh kerumunan yang tak terkendali. Oleh karenanya, Bupati Lombok Timur, Drs. H M Sukiman Azmy harapkan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan mudik.

“Sekarang kita harapkan kesadaran masyarakat saja, satu atau dua orang saja, tidak ada yang melarang, tapi kalau sudah 3-5 mobil dalam satu rumah, janganlah. Itu namanya berkerumun,” ujar orang nomor satu di Lotim itu, Jum’at, (23/4).

Dengan menghadapi pandemi yang satu tahun lebih dan sudah menghabiskan anggaran yang begitu besar, kata dia, jangan sampai apa yang sudah dikorban selama ini menjadi sia-sia.

Baca Juga  Camat Sakra Terus Dorong Masyarakat Perketat Prokes

“Berapa banyak biaya yang sudah kita keluarkan, muncul pandemi lagi, naik lagi penderitanya, percuma biaya yang sekian banyak itu,” katanya.

Dikatakannya, pemerintah tidak akan melakukan penyekatan dipintu masuk. Pasalnya hal tersebut tentu membutuhkan tenaga dan biaya yang banyak juga.

Adapun untuk ASN di Lotim, yang hendak mudik keluar daerah, hal tersebut tidak diperbolehkan dan sudah ada seruan dari Kementerian Dalam Negeri RI (Mendagri), bahkan dari Presiden langsung.

Baca Juga  Polisi Kerangkeng Pembobol ATM dan Brankas

“Itu tidak diperbolehkan, sudah ada seruannya dari Mendagri, bahkan dari Presiden langsung,” pungkas Sukiman. (wr-sid)

News Feed