oleh

Berwisata Ditengah Pandemi, Berikut Penjelasan Dinas Pariwisata Lotim

LOMBOK TIMUR, CNN- Corona Virus Diseas (Covid-19) wabah yang pertama kali muncul di Kota Wuhan China akhir tahun 2019, telah meluluhlantakkan semua sektor kehidupan. Bukan hanya sektor prekonomian secara global. Namun, sektor pariwisata dunia hingga Indonesia menjadi mati suri karena pandemi mematikan tersebut.

Begitupula kondisi Pariwisata di Bumi Patuh Karya Lombok Timur (Lotim), konsekwensi dari pandemi menyebabkan beberapa tempat wisata mengalami penurunan pengunjung bahkan didaerah lain beberapa destinasi sampai ditutup.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Lotim, Dr.M.Mugni, S.Pd.,M.Pd saat dikonfirmasi media CNN pada, (21/9/2020).

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan, di Era New Normal (adaptasi tatanan baru) pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan bagi para pengunjung tempat wisata tanpa terkecuali.

Menurut Mugni, berwisata ditengah pandemi harus mengedepankan penerapan protokol kesehatan. Hal itu, sebagai upaya meminimalisir penyebaran Covid-19, baik pelaku wisata atau pengunjung destinasi untuk memakai masker, mencuci tangan dengan air bersih, menyediakan handsanitizer dan menghindari kerumunan serta tetap waspada terhadap pandemi.

Baca Juga  Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa Sulit Terwujud

“Lebih lebih, dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) NTB Nomor 7 Tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit menular. Ini adalah upaya gerakan masive untuk menghindari penyebaran pandemi,” tuturnya.

Lebih jauh disampaikan, pihaknya tidak mengajak para pengunjung atau wisatawan untuk datang. Namun, jika para pengunjung mendatangi destinasi wisata, harus taat pada standar pencegahan Covid-19 serta mematuhi ketentuan yang sudah ditetapkan. Salah satunya taat pada pembayaran retribusi di tempat wisata tersebut,” tutupnya.

Baca Juga  Korban terseret arus ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa

Reporter: Jhon
Publisher: Editor

Komentar

News Feed