LOMBOK TIMUR – Kepadatan arus lalu lintas terutama diwilayah Kecamatan Sikur, Lombok Timur saat menjelang berbuka puasa menjadi kekhawatiran banyak kalangan. Tak jarang kecelakaan lalu lintas acapkali terjadi. Apalagi, Sikur berada pada posisi di pinggir jalan negara Mataram – Labuan Lombok dengan tingkat kepadatan arus lalu lintas yang cukup tinggi.
Mengantisipasi terjadinya kerawanan kecelakaan diwilayah tersebut, Polsek Sikur punya terobosan baru. Diinisiasi oleh jajaran anggota Polsek Sikur membuka rest area bagi masyarakat yang membutuhkan berbuka puasa tanpa harus diburu waktu.
Kapolsek Sikur, AKP Ery Armunanto, SH, menegaskan, rest area yang disiapkan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan takjil menjelang berbuka puasa.
Selain itu, keberadaan rest area tersebut untuk mengurai kemacetan bahkan menghindari pengguna jalan terlibat kecelakaan dijalanan.
“Kreatifitas ini sengaja digagas oleh anggota Polsek Sikur untuk menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat yang membutuhkan takjil berbuka. Dan takjil yang disiapkan ini gratis bagi siapapun,” terang AKP. Ery Armunanto sambil menunjuk rest area yang dibuat, Senin sore (19/4).
Dia menambahkan, berbagi takjil jelang berbuka puasa mungkin sudah biasa bagi kalangan umum dan moment Ramadhan ini banyak digunakan oleh lembaga lembaga pemerintahan , organisasi sosial bahkan perorangan untuk berbagi.
Rest Area Ramadhan atau tempat istirahat menjelang berbuka puasa dilatari dengan seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas menjelang saat saat berbuka puasa.
“Banyak para pengendara roda dua ataupun roda empat yang melaju cukup kencang untuk bisa sampai tujuan dengan niat berbuka puasa, melihat ini kami tergerak untuk membuat tempat istirahat sejenak pada saat berbuka puasa, dimana kami melengkapinya dengan tempat ibadah, takjil, air mineral, kopi panas, teh hangat dan pop mie yang kesemuanya adalah gratis,” terangnya.
Rest area ini diperuntukkan bagi masyarakat yang singgah sejenak untuk berbuka puasa. Semua ini adalah hasil swadaya anggota Polsek Sikur.
“Niat tulus ini dapat djadikan sebagai ladang amal ibadah di moment bulan suci Ramadhan ini,” ujarnya. (wr-dy)







