LOMBOK TIMUR – Peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Timur sedikit lebih baik dibanding sebelumnya.
Dari sebelumnya peringkat ke – 9 naik satu strip menjadi 8 dari 10 kabupaten/kota di NTB.
Kendati demikian, untuk memperoleh satu peringkat, butuh waktu 2.5 tahun.
Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy, MM, merasa bangga dengan naiknya peringkat IPM Lombok Timur dari semula urutan 9 menjadi 8. Bukannya tidak mungkin, IPM Lombok Timur kedepannya jauh lebih baik dari yang sekarang ini.
“Naik satu digit peringkat itu memerlukan waktu 2.5 tahun.
Kita berharap kedepan setelah akhir masa periode kami ini bisa bergeser lebih baik dari sekarang ini,” pinta Sukiman Azmy belum lama ini.
Keberhasilan naik peringkat tambah Sukiman, merupakan hasil kerja keras semua pihak. Tidak ada orang yang dirinya paling berwenang untuk mengklaim keberhasilan itu. Semuanya punya andil sekecil apapun itu. Mulai dari aspek kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
“Ini patut kita syukuri. Mari bekerja keras kompak dalam satu tim. Tidak ada yang mendahului satu dengan yang lainnya. Mudah-mudahan nilai IPM Lotim kedepannya bisa kita tingkatkan lagi,” ujar Bupati Lotim menegaskan.
Untuk diketahui tambah dia, pertumbuhan ekonomi sekaran ini masih stagnan. Oleh karena itu, pemerintah memacu untuk segera dilaksanakan program kegiatan dalam APBD mulai bulan Januari 2021. Dengan demikian realisasi dari anggaran tersebut masyarakat dapat menikmatinya.
“Kita ini ibarat mobil. Satu saja komponen itu tidak berfungsi maka mobil itu tidak dapat berjalan.
Tim yang kompak ini diharapkan membawa Lotim ke arah yang lebih adil, aman dan sejahtera dimasa yang akan datang,” tandas orang nomor satu di Gumi Patuh Karya itu.
Dalam periodisasi kepemimpinan SUKMA, Bupati Sukiman mengakui telah banyak perubahan yang dilakukan selama.2.5 tahun ini. Masyarakat sudah bisa merasakan jalan yang mulus, air yang mengalir dan listrik. (wr-dy)










