LOMBOK TIMUR – Naiknya status Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Raden Soedjono Selong Lombok Timur dari tipe C ke tipe B berimbas pada penyesuaian nomenklatur.
Tentunya, jabatan Direktur RSUD R. Soedjono Selong masih dalam proses tahap persiapan.
Dengan demikian, jabatan orang nomor satu di rumah sakit tersebut masih lowong. Sehingga, Pemkab Lombok Timur mengangkat dr. Tantowi Jauhari, M.Kes sebagai penjabat Dirut RSUD Soedjono.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur, Drs. Salmun Rahman menyatakan, RSUD Soedjono masih dalam proses persiapan lantaran kenaikan status dari tipe C ke tipe B. Tidak hanya itu, juga terjadi perubahan nomenklatur.
Sehingga, jabatan direktur akan di Plt- kan untuk kelancaran kegiatan pada lembaga tersebut.
“Pelaksanaan tugas itu sementara dibantu oleh 2 orang jabatan wakil direktur. Dan jabatan Wadir merangkap direktur RSUD Soedjono di PLT kan kepada dr. Tantowi Jauhari,” ujar Salmun Rahman kepada wartawan, Kamis (17/12).
Masih kata Salmun, mutasi jabatan baru lalu karena terjadinya pergeseran sejumlah jabatan yang kosong serta pengisian jabatan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dibentuk. Disamping adanya peningkatan status beberapa OPD.
Dia juga menyebutkan bahwa OPD yang baru dibentuk masih membutuhkan personil yang segera diisi untuk mendampingi jabatan eselon II dan III pada OPD tersebut.
“Insha Allah, dalam waktu dekat jabatan eselon IV akan segera diisi. Paling lambat sekitar awal Januari 2021 mendatang,” tandas Salmun Rahman. (wr-dy)










