oleh

Tenggak Miras, Masuk Rumah Orang, Keluar Babak Belur

SUMBAWA BESAR (14/10/2020)

SUP (36) babak belur dihakimi massa, Senin (12/10) malam sekitar pukul 19.50 Wita. Dalam kondisi bersimbah darah dan tidak sadarkan diri, warga Desa Plampang Kecamatan Plampang ini dievakuasi ke rumah sakit dalam pengamanan ketat aparat kepolisian. Setelah dirawat intensif, kondisi SUP mulai pulih. Dia sudah sadarkan diri dan bisa berkomunikasi.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, IPTU Sumardi S.Sos dalam keterangan keterangan persnya, Selasa (13/10), mengatakan, aksi massa ini terjadi di rumah Sunaryo Ahmad, RT 01/07 Dusun Karya Mulya Desa Plampang Kecamatan Plampang. Sebelumnya SUP masuk ke rumah tersebut tanpa ijin. Berawal ketika Sahrullah (28) anak Sunaryo mendengar suara pintu terbuka. Padahal sebelumnya pintu itu terkunci dari dalam. Sahrullah menduga itu adalah ayahnya yang baru pulang, sehingga tidak merasa curiga.

Baca Juga  Gelar Ops Pekat Gatarin 2021 Jelang Ramadhan, Polsek Rasbar Grebek Praktek Prostitusi dan Judi Togel

Tak berselang lama, Sunaryo pulang. Saat masuk rumah, Sunaryo kaget melihat ada seorang laki-laki yang tidak dikenal bersembunyi di dapurnya. Spontan Sunaryo dan istrinya berteriak ‘maling….!!!. Teriakan ini membuat warga berdatangan. SUP pun panik lalu mengambil sebatang bambu panjang berusaha menghalau massa yang terus berdatangan. Seperti dikomando, massa bergerak menghakimi SUP. Anggota Polsek Plampang yang mendapat informasi tersebut langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi SUP ke Puskesmas Plampang untuk mendapat pengobatan dan perawatan medis.

Baca Juga  Stikes Yahya Bima Giat Workshop Pelatihan Preceptorship

Dalam pemeriksaan, Sunaryo menduga SUP hendak melakukan pencurian. Sebab sebelumnya, 9 Oktober 2020 sekitar pukul 10.00 Wita, di rumahnya terjadi pencurian 2 buah HP tapi tidak dilaporkan secara resmi ke Polsek Plampang. Untuk kejadian kedua, Sunaryo mengaku tidak ada barangnya yang hilang. Dan saat itu SUP masuk ke rumahnya dalam kondisi mabuk akibat minum minuman keras. “Sekarang SUP masih mendapat perawatan di Puskesmas Plampang dan belum bisa dimintai keterangannya,” ungkap Kasubag Sumardi. (SR)

News Feed