oleh

Insentif Tak Jelas, Nakes Loteng Gigit Jari

Ilustrasi

PRAYA – Tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Lombok Tengah harus gigit jari. Pasalnya, sampai dengan saat ini, pembayaran insentif tidak ada kejelasan. Pemerintah pun belum bisa memastikan kapan cairnya.

 

Plt Dinas Kesehatan Lombok Tengah, Muzakir Langkir mengaku hanya menuntut agar insentif  tenaga kesehatan yang sudah melaksanakan tugasnya untuk dibayarkan pemerintah. Sebelumnya sudah dibayarkan hanya sampai Juni 2020. Kemudian bulan Juli dan Agustus belum dibayarkan sampai dengan saat ini.

Baca Juga  Maju sebagai Caleg, Endang Sri Wahyuni, Kumpulkan 100 relawannya di Kecamatan Pringgabaya.

“Kami sering bolak -balik konsultasi dan melengkapi semua persyaratan, dan kami selaku dinas hanya menerima saja, persoalan direalisasi dan tidak bukan ranah kami, kami hanya mengajukan dan ini harusnya segera direalisasikan,” tegasnya, Senin kemarin.

 

Terpisah, Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri yang ditemui usai rapat paripurna berjanji akan memanggil Kadikes untuk koordinasi bagaimana teknis dan solusi.

Baca Juga  LIRA NTB, Minta Keseriusan Polda NTB Serius mengungkap Kasus Bansos BPNT Carut Marut Tahun 2020 di Lombok Timur

“Nanti kita akan panggil kepala dinasnya untuk koordinasi,” jawabnya singkat.

 

Sementara, Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah mengatakan harus memperhatikan kondisi ini, baik kondisi skala nasional dari Kementerian Kesehatan termasuk Kementerian Keuangan.

 

“Dari yang telah dianggarkan sekitar 6,3 miliar kita masih menunggu transfer pusat kembali, karena sebelumnya hanya terealisasi Rp 3,8 miliar,” kata Nursiah.

Baca Juga  Aparat Gabungan TNI-POLRI Giat Operasi Penegakan Hukum, Dalam Upaya Menjaga Kelestarian Gunung Tambora

Wabup menambahkan dalam hal ini pemkab sudah berkoordinasi dengan Kemenkes dan semoga bisa segera direalisasikan.”Semoga segera keluar,” harap wabup baru ini.(tim)

 

News Feed