oleh

Dikes Lotim Berkomitmen Eliminasi Penyakit Malaria

LOMBOK TIMUR – Pada tahun 2022, Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur berkomitmen untuk mengeliminir penyakit malaria. Komitmen tersebut didasari oleh adanya Surat Keputusan (SK) Bupati Lotim untuk pembentukan tim penguatan eliminasi malaria di Lotim.

Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dikes Lotim, Munawir Haris mengatakan, komitmen tersebut juga telah diteruskan ke masing-masing puskesmas yang ada di Lotim dan akan menjadikan Lotim bebas malaria.

“Keputusan itu juga sudah kami teruskan ke masing-masing Puskesmas, desa-desa untuk membuat peraturan terkait eliminasi malaria,” terang Munawir, abtu, (1/5).

Salah satu alasan penyakit malaria ini dieliminasi dari NTB khususnya Lotim, karena kasus malaria di NTB sudah mengalami penurunan secara drastis.

Sejak tahun 2018, kasus malaria tidak terdapat lagi kasus yang positif tertular dari daerah setempat. Namun masih mendapatkan kasus-kasus tersebut dari luar.

Baca Juga  Pendemo Minta Bupati Copot Direktur RSUD Praya

“Eliminasi bukan berarti tidak ada kasus yang akan terjadi, tetapi terjadi penurunan kasus dan tidak ada penularan setempat,” katanya.

Dikes juga sudah menyiapkan tenaga mikropis malaria. Mengingat, saat ini banyak tenaga di puskesmas masih baru, sehingga para tenaga tersebut akan diberikan pelatihan untuk melihat kemapuan dalam mikroskop.

“Karena mikroskop malaria ini agak sulit dibandingkan dengan biasanya, mikroskop malaria ini butuh kemampuan untuk membaca slide karena gol standar untuk bisa melihat malaria itu dengan mikroskop bukan dengan rapid test,” imbuhnya.

Baca Juga  AHMAD KAILANI, Ketua Umum PERISAI PRABOWO: "Patuhi Himbauan Bapak Prabowo, Jangan Pancing Rakyat Marah"

Adapun pada tahun 2020 lalu, menurut data Dikes Lotim terdapat 11 kasus. Sedangkan untuk tahun ini belum diketahui, karena belum terdata. (wr-sid)

News Feed