LOMBOK TIMUR – Warga Lingkok Marang, Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Lombok Timur dihebohkan dengan ditemukannya sesosok mayat yang tergeletak di tengah aliran sungai Kokoq Penimpuh Gong, Selasa (17/11) sekitar pukul. 13.00 wita.
Mayat yang belum diketahui identitasnya itu berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 45 tahun.
Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) polisi dan Tim SAR hanya menemukan tangga dan kain sarung berwarna merah yang dikenakan korban.
Dari kondisi mayat korban, sebagian wajah sudah tidak dapat dikenali lagi atau hancur. Demikian pula tubuh korban sudah membengkak.
Diperkirakan, mayat MR.X tersebut lebih dari dua hari.
Kasubag Humas Polres Lombok Timur, Iptu. Lalu Jaharudin mengungkapkan, penemuan mayat Mr. X kali pertama diketahui oleh sejumlah anak-anak yang tengah bermain dilokasi.
Merasa janggal yang dilihat dan tercium bau tak sedap, bocah yang hendak mandi di sungai itu kemudian melaporkannya kepada orang lain yakni Lalu Taufik (40) dan Haerul Rizal (24) warga setempat.
“Anak anak yang hendak mandi di sungai melihat orang telungkup dan berbau busuk dan memberitahukan kepada orang lain,” beber Jaharudin.
Saksi yang mendapat informasi dari sejumlah anak-anak lalu mengecek kebenaran informasi itu. Benar saja. Kedua saksi pun lalu melaporkan kejadian itu ke Bhabinkamtibmas Desa Kotaraja.
“Kami masih melakukan penyelidikan mengenai identitas dan penyebab kematian korban,” kata Jaharudin.
Untuk memastikan penyebab kematian korban, mayat Mr. X dibawa ke RSUD Raden Soedjono untuk dilakukan visum et repertum.
Salah seorang warga Dusun Lingkoq Marang, Lalu Jun menuturkan, ia kerap melihat yang diduga MR. X melewati jalur tersebut untuk mencari burung.
Namun ia tidak pernah menanyakan identitas dan tempat tinggalnya.
“Mungkin korban terjatuh ke dasar sungai yang dalamnya sekitar 10 meter dan dibawahnya terdapat batu-batu cadas,” tutur Jun yang ditemui media ini di lokasi kejadian (wr-dy)










