oleh

FORPENTDA Siapkan Dialog Umum Bahas Tata Kelola Proyek Pemerintah dan Penguatan Kontraktor Lokal

Sumbawa Barat – Forum Pemantau Tender dan Pengerjaan Proyek Daerah (FORPENTDA) tengah mempersiapkan sebuah Dialog Umum bertema “Mengurai Masalah Proyek Pengadaan Pemerintah, Solusi Peningkatan Kualitas Proyek, dan Peluang Kontraktor Lokal Berdaya Saing.”

Kegiatan ini direncanakan menjadi forum strategis untuk membahas akar persoalan pengadaan pemerintah, mutu proyek, serta memperkuat posisi kontraktor lokal dalam persaingan yang sehat.

Ketua FORPENTDA, Manurung, S.Pd, menyampaikan bahwa dialog ini disusun sebagai upaya sistematis untuk menghadirkan solusi nyata bagi peningkatan kualitas pembangunan daerah.

Baca Juga  Taiwan Technical Mission Presentasi Panen Bawang di Sumatera Utara

“Banyak persoalan proyek pemerintah yang terus berulang dari tahun ke tahun. Mulai dari tahapan tender yang belum sepenuhnya transparan, hingga kualitas pekerjaan yang kadang jauh dari harapan.

FORPENTDA merasa perlu menghadirkan forum dialog ini agar semua pihak bisa duduk bersama mencari penyelesaian,” jelasnya.

Manurung menegaskan bahwa penguatan kontraktor lokal menjadi fokus penting dalam penyelenggaraan dialog tersebut.

“Kontraktor lokal harus didukung agar mampu bersaing dengan sehat dan profesional. Selama ini mereka kerap terbatas akses informasi, pendampingan, dan kesempatan. Melalui dialog ini, kami ingin membuka ruang pembinaan, strategi peningkatan kapasitas, hingga peluang kolaborasi agar mereka bisa naik kelas,” tegasnya.

Baca Juga  NWDI Harga Mati untuk Perindo

Dialog ini rencananya akan menghadirkan narasumber dari OPD teknis PUPR, ULP/Biro PBJ, asosiasi kontraktor, konsultan pengawas, ahli PBJ, dan praktisi manajemen mutu proyek. Hasil kegiatan nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi resmi FORPENTDA kepada pemerintah daerah sebagai bahan perbaikan tata kelola pengadaan dan pembinaan pelaku konstruksi.

Ketua FORPENTDA menambahkan bahwa tujuan utama dari rencana dialog ini adalah mendorong pembangunan daerah yang lebih berkualitas dan akuntabel.

Baca Juga  Residivis Spesialis Bajing Loncat dan Curanmor di Ringkus Polsek Rasbar

“Kami ingin memastikan setiap anggaran proyek benar-benar menghasilkan pembangunan yang tepat mutu dan bermanfaat. Dengan kolaborasi yang baik, proyek pemerintah bisa lebih transparan, lebih berkualitas, dan memberikan ruang bagi kontraktor lokal untuk berkembang,” tutup Manurung.

Acara ini diproyeksikan menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem konstruksi daerah melalui sinergi pemerintah, pelaku industri, dan pemantau independen.(S1)

News Feed