oleh

Lantaran Dilarang Main Game Serta Hp Dirusak, Pemuda Asal Wera Gantung Diri

Lantaran Dilarang Main Game Serta Hp Dirusak, Pemuda Asal Wera Gantung Diri

Bima, Siberindo.co – Akibat dari perkembangan Ilmu Tehnologi (IT), sekarang ini cukup memberikan dampak yang signifikan bagi  kehidupan manusia. Khususnya bagi generasi muda, tidak hanya dampak positif yang dirasakan. Namun juga pengaruh negatif, sehingga memicu adanya tindakan yang tidak diinginkan.

Seperti hal-nya yang terjadi di Dusun Ngodu Desa Nunggi Kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB baru baru ini, Seorang pemuda bernama M. Dorifman 19 (tahun) mengakhiri hidupnya di dunia dengan cara gantung diri.

Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono mengungkapkan kronologis kejadian tersebut, bahwa korban sekitar pukul 08.30 wita. Ibu Kandung korban, Nasmirah sedang menjemur dan mengeringkan Padi disamping rumahnya. Namirah mendengar suara pukulan paku ditiang kayu yang dipukul menggunakan palu.

Orang tua korban mengira, korban sedang memperbaiki sesuatu sehingga ia tidak menegurnya. Beberapa saat setelah selesai menjemur padi, ibu korban naik diatas rumah panggung miliknya dan melihat anaknya dalam keadaan sudah tergantung.

Baca Juga  Kapolres Bima Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Personil Pengamanan TPS Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bima

“Ibu korban langsung teriak histeris sehingga warga disekitar berdatangan lalu melakukan pertolongan dengan memotong Ikat pinggang yang dipakai korban untuk gantung diri,” jelas kapolres bima kota.

Lanjut Ibu korban menjelaskan, saat panik orang tua korban langsung berteriak minta pertolongan. Warga yang mendengarkannya pun langsung menuju TKP dan membantu menurunkan korban, sehingga langsung dilarikan ke Puskesmas Wera.

“Korban sempat diberikan pertolongan medis, Namun nyawanya tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Sehingga langsung dibawa pulang ke rumah duka untuk disemayamkan,” tutur Kapolres.

Baca Juga  Undova KSB kirim Mahasiswa ke Spanyol Kerjasama dengan Cordoba University Spanyol

Saat ini kata dia, pihaknya telah mengamankan barang bukti alat yang digunakan korban untuk bunuh diri seperti ikat pinggang belang (merah, kuning, hijau), palu yang terbuat dari kayu dan satu unit HP Samsung hitam yang dirusak.

“Selain itu pihaknya juga membuat surat pernyataan penolakan outopsi korban dari pihak keluarga,” tutupnya.(SI/IST)

News Feed