BIMA–Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal, Kamis (23/12) siang menggelar silaturahmi bersama Pemda dan tokoh masyarakat se- Pulau Sumbawa.
Kegiatan itu berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Pemkab Bima, Jalan Soekarno Hatta Godo Dadibou Woha Kabupaten Bima.
Selain tokoh masyarakat dan tokoh agama, silaturahmi Kapolda NTB juga dihadiri Bupati Bima, Walikota Bima, Bupati Dompu, Ketua DPRD se- Pulau Sumbawa dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) se- Pulau Sumbawa.
Sementara Kapolda didampingi Kapolres jajaran se- Pulau Sumbawa, PJU Polres jajaran dan personil Polri lainnya.
Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri di pengantarnya sebagai tuan rumah, mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan yang begitu besar terhadap warga Pulau Sumbawa, meski acap terjadi dinamika.
Bupati mewakili masyarakat pulau Sumbawa pada umumnya, Bima khususnya, merasa kehilangan seorang jenderal yang begitu luar biasa, tokoh panutan masyarakat NTB.
“Kami merasa kehilangan seorang sosok dan tokoh yang begitu humanis. Selamat jalan Pak Jenderal, doa tulus dari kami menyertai Pak Jenderal. Selamat bertugas di tempat baru ini,” ucap Bupati Bima.
Bupati Sumbawa Mahmud Abdulah dalam sambutannya, juga merasa kehilangan seorang tokoh penting. Seorang jenderal panutan yang dikenal dekat dengan semua kalangan, baik dengan Pejabat Pemda, Tokoh Masyarakat hingga para pemuda.
Bupati Dompu Abdul Kadir Jaelani dalam sambutannya juga mengaku sangat kehilangan sosok Kapolda yang humanis, tegas dan penuh cinta kasih pada seluruh warga NTB.
“Kami berdoa Kapolda kita segera dipromosi menjadi jenderal penuh,” ucapnya, seraya mendoakan Kapolda sehat dan bahagia di tempat tugas yang baru.
Senada dengan yang lain, Walikota Bima HM Lutfi juga berterima kasih kepada Kapolda yang tiada henti dan begitu aktif dalam berkoordinasi dan bersinergi dalam segala hal. Dinamikanya begitu dipahami Kapolda.
Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal, terlihat terharu dan begitu tersanjung. Meski begitu dirinya menggarisbawahi, setiap sanjungan mesti disimpan dan dikantongi rapi agar tidak menjadi sebuah kesombongan.
Dinamika selama bertugas kata Jenderal Bintang Dua ini, terutama yang terjadi di Bima dan daerah lainnya. Tetapi dijalani secara tulus dan ikhlas, sebagai tugas dan kewajiban yang mesti di emban.
“Dinamika ini berkah. Indonesia yang beragam dan mesti kita bijaki sebagai keberagaman atas nama budaya dan istiadat,” ucapnya.
Masyarakat NTB kata Kapolda, patut berbangga hati. Dari sisi keberhasilan penanganan Covid-19, NTB masuk 5 besar nasional terbaik.
Karateristik wilayah Pulau Sumbawa adalah warna tersendiri yang mesti dipahami sebagai ciri khas sebuah daerah. Tentu dalam memanajemennya, perlu bijak dan bersinergi dengan semua komponen.
“Saya tidak pernah tidak nyenyak, senyenyak tidur di NTB. Begitu nyaman dan tenteram serta damai,” kata Iqbal. (hms/has)










