KOTA BIMA – Pencurian ternak di wilayah Kota Bima, kian marak. Modus pelaku terbilang sadis. Hewan ternak yang berhasil dicurinya terlebih dahulu disembelih.
Menjawab keresahan masyarakat, Polres Kota Bima berhasil menggulung para pelaku pencurian ternak yang kerap terjadi di wilayah Sape, Lambu dan Wera. Ketiga pelaku dibekuk di Desa Mawu Kecamatan Ambalawi – Bima dengan menggunakan 1 unit mobil truk.
Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo Wicaksono, SIK mengungkapkan, sempat terjadi aksi kejar-kejaran dan memberhentikan truk tepat di depan Polsek Ambalawi. Hanya saja katanya truk tersebut enggan berhenti hingga kembali di kejar sampai di Desa Talapiti.
Pelaku sempat membuang sapi hasil curiannya di pinggir jalan setapak. Tapi tim tetap mengejar pelaku hingga berhasil dibekuk.
“Polisi mengamankan terduga pelaku dengan barang bukti sapi yang di sembelih tersebut. Ketiga pelaku merupakan warga Desa Lawu diantaranya, RA (35) yang merupakan sopir truk, FI (13) dan PI, (13) yang keduanya pelajar,” papar Haryo Tejo Wicaksono, SIK, Ahad (20/12).
Selain ketiga terduga pelaku, polisi juga mengamankan berbagai barang bukti, berupa satu unit mobil truk kayu bak hitam dengan no.Pol EA 8407 X, satu ekor sapi jantan warna coklat yang belum diketahui pemiliknya, sebilah pisau dan satu buah tombak.
Dikatakan Kapolres Kota Bima, pihaknya menduga, pelaku kerap melakukan pencurian ternak dengan cara menyembelihnya dan kemudian mengambil dagingnya untuk di jual di pasar sekitar Kota Bima.
Diduga, para pelaku kemungkinan memiliki banyak komplotan pencurian ternak baik dari Kecamatan Ambalawi dan Wera. (wr-dy)










