oleh

Anggota DPD RI Sukiman Azmy Perjuangkan Masyarakat Sembalun

LOMBOK TIMUR – Konsistensi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI H. Ahmad Sukisman Azmy menjadikan daerah Sembalun dan sekitarnya sebagai kawasan dikenal oleh dunia internasional, terus diperjuangkan.

Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) di Kecamatan Sembalun, Sukisman Azmy menyerap aspirasi sekaligus memberi masukan kepada masyarakat setempat. Meski diakui ada sejumlah persoalan pelik.

Mantan Ketua PWI NTB itu menegaskan bahwa penanganan air bersih dilakukan secara serius agar seluruh masyarakat setempat dapat menikmatinya, terutama sumur bor.
Tetapi yang terjadi selama ini hanya dinikmati orang kaya.

Demikian pula penanganan air irigasi untuk pertanian. Sehingga perlu dibuatkan dam kecil agar seluruh musim tersedia air disamping untuk antisipasi terjadinya banjir.

Baca Juga  Gubernur Disebut "Pengecut"

“Kesulitan air di Sajang terjadi sejak pipa air dari segara anak ke Sajang ikut terbakar saat kebakaran hutan dan diperparah saat gempa. Jika pipa ini dikembalikan seperti dulu maka Sajang aman terhadap kekurangan air minum,” beber Sukisman Azmy menjawab keluhan masyarakat saat bertatap muka di Kecamatan Sembalun belum lama ini.

Selain permasalahan air, Sukisman Azmy juga memberi masukan atas persoalan bawang putih. Pemberian bibit bawang putih tidak disertai dengan strategi pemasaran. Akibatnya, harga bawang putih hancur. Termasuk hasil pertanian lainnya saat ini seperti cabe, tomat mente, wortel dan kentang

Baca Juga  Tujuh Titik Longsor di Sekotong

Selain itu, persoalan rawan terjadinya tanah longsor di perbukitan, pun tak luput jadi sorotan.
Karenanya, perlu dibuatkan talut dan beronjong di beberapa titik yang dianggap cukup rawan.
Apalagi, Sembalun sebagai daerah tujuan wisata.
Sehingga dipandang perlu untuk menaikkan status jalan dari provinsi ke jalan nasional dari Suela hingga Sembalun untuk menyambung jalan dari Kabupaten Lombok Utara (KLU) ke Sembalun.

“Sebagai daerah wisata sangat kekurangan toilet bersih disekitar kawasan Sembalun. Disamping itu, perluasan dan pembuatan rest area serta spot untuk berswa foto di kawasan Sembalun,” saran Sukisman.

Baca Juga  Polres Lotim Siap Back up Investor, jika Diminta

Peran geopark Rinjani tambahnya, harus dioptimalkan untuk pengembangan SDM di sektor pariwisata. Serta adanya pembagian retribusi untuk mengatasi sampah dan lain sebagainya.

“Serapan masyarakat akan kita lanjutkan ke pemerintah pusat lewat kementrian terkait agar bisa direalisasikan sesuai kondisi yang diharapkan masyarakat,” tandasnya.

Pemda Lotim dan NTB lanjut Sukisman hanya bisa berharap pempus dapat menjadikan Sembalun sebagai kawasan strategis dan menjadi obyek wisata andalan nasional. Apalagi pada tanggal 28 Oktober mendatang akan digelar event khusus yakni mendaki 7 bukit sekitar Sembalun. (wr-dy)

News Feed