oleh

Perum DAMRI Mulai Layani Trayek Kayangan – KEK Mandalika

LOMBOK TIMUR – Kabupaten Lombok Timur salah satu daerah Kawasan Strategis Pengembangan Nasional (KSPN) dampak dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, NTB, tidak mau tinggal diam.

Berbagai program telah dijalankan, salah satunya menggandeng Perum DAMRI satu-satunya moda transportasi dari dan menuju Kayangan -Mandalika, lokasi digelarnya ajang bergengsi MotoGP yang dihelat bulan Oktober 2021 mendatang. Apalagi, Kabupaten Lombok Timur salah satu daerah yang menjadi Kawasan Strategis Pengembangan Nasional (KSPN).

Bersama Dinas Perhubungan Lombok Timur, Perum DAMRI bersama awak media melakukan touring untuk mengenalkan titik penjemputan dan jadwal pemberangkatan armada yang melayani trayek.

Baca Juga  Dewan NTB Minta Jokowi Cabut Perpres 33

Manager Operasional Perum DAMRI wilayah NTB, Tukul Erwanto mengungkapkan, DAMRI satu-satunya moda transportasi angkutan darat yang akan melayani wisatawan domestik atau mancanegara dengan tujuan Mandalika.

Dikatakan Tukul, pos pemberangkatan dan rencana pembangunan shelter jalur angkutan perintis sudah dijajaki mulai dari pos pemberangkatan di terminal tipe C yang berada di Labuhan Lombok (Lombok Timur) hingga posntujuan akhir di Halte LTDC Mandalika Lombok Tengah.

Selain itu, halte terminal pendukung atau feeder juga sudah ditentukan diantaranya, Simpang empat Pringgabaya, kantor Desa Pohgading, kantor Desa Korleko, Kantor Desa Geres, halte kantor Lurah Tanjung, Terminal penumpang tipe C Labuhan Haji, terminal Keruak, Halte pasar Jor dan halte Pelabuhan perikanan Awang Lombok Tengah.

Baca Juga  Sejumlah Kepala Tim F1 Mendukung Wacana Sprint Race Untuk Musim 2021

“Jadwal pemberangkatan dari Kayangan (Lotim) mulai pukul. 08.00-10 wita. Sebaliknya, dari Mandalika (Loteng) antara pukul 1200 wita-14.00 wita. Tarif jauh dekat diberlakukan sebesar Rp. 30.000 dan dapat dipesan lewat on line,” beber Tukul kepada wartawan, Senin (19/10).

Penetapan harga tiket yang cukup murah ke lokasi Mandalika, tambah Tukul, karena subsidi dari kementerian Perhubungan RI.
Trayek ini untuk mendukung program pemerintah dalam KSPN yang tengah digalakkan.
Apalagi dalam waktu dekat akan di gelar ajang internasional Moto GP yang tentunya menyedot perhatian dunia.

Baca Juga  Distribusi Vaksin Covid-19 Tahap Satu Gelombang Kedua, Ratusan Polisi di Lombok Utara Divaksin

“Sementara ini akan dioperasikan sebanyak 2 armada. Dan sewaktu-waktu akan ditambah sesuai dengan situasi dan kondisi. Rute ini diambil untuk menghindari kemacetan saat berlangsungnya event Moto GP,” paparnya.

Dia mengatakan, trayek yang akan ditempuh Perum DAMRI nantinya justru memberikan multiflier effect bagi bangkitnya ekonomi masyarakat setempat. Mulai dari ojek, angkutan lokal hingga usaha lainnya semisal penjualan cinderamata lokal. (wr-dy)

News Feed