oleh

Efektivitas Senam Hamil terhadap Penurunan Nyeri Punggung pada Trimester Ketiga Kehamilan

Nyeri punggung merupakan keluhan umum pada ibu hamil, khususnya pada trimester ketiga, yang dapat memengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas senam hamil dalam mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pre-test dan post-test pada 20 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi.

Data dikumpulkan melalui pengukuran intensitas nyeri menggunakan skala Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan setelah intervensi selama 4 minggu.

Hasil menunjukkan bahwa intensitas nyeri punggung berkurang secara signifikan setelah senam hamil (p<0,05). Studi ini menunjukkan bahwa senam hamil merupakan intervensi yang efektif untuk mengurangi nyeri punggung selama kehamilan.

Nyeri punggung adalah salah satu keluhan yang sering dilaporkan oleh ibu hamil, dengan prevalensi tertinggi pada trimester ketiga. Perubahan hormonal, peningkatan berat badan, dan pergeseran pusat gravitasi tubuh merupakan faktor penyebab utama nyeri punggung selama kehamilan. Keluhan ini sering kali mengganggu aktivitas fisik, tidur, dan kesejahteraan psikologis ibu.

Baca Juga  Kerumunan di Desa Gemel, Polisi Panggil Satgas Covid-19 Lombok Tengah

Senam hamil merupakan salah satu bentuk terapi non-farmakologis yang dapat membantu mengurangi nyeri punggung. Latihan ini bertujuan untuk memperkuat otot-otot inti, meningkatkan fleksibilitas, dan memperbaiki postur tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas senam hamil terhadap pengurangan nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga.

Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test. Subjek penelitian adalah 20 ibu hamil trimester ketiga yang berkunjung ke Puskesmas Labuhan Sumbawa selama periode penelitian. Kriteria inklusi meliputi:

  • Usia kehamilan 28-36 minggu.
  • Tidak memiliki komplikasi kehamilan seperti preeklamsia atau kelainan tulang belakang.
  • Bersedia mengikuti program senam hamil selama 4 minggu.
Baca Juga  Stadion Standar FIFA Bakal Dibangun di Lombok Tengah

Prosedur Intervensi

  • Ibu hamil diberikan program senam hamil 2 kali seminggu selama 4 minggu.
  • Latihan meliputi peregangan, penguatan otot inti, dan teknik relaksasi, masing-masing berdurasi 30 menit.

Pengukuran

  • Intensitas nyeri diukur menggunakan skala Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan setelah intervensi.
  • Data dianalisis menggunakan uji t-berpasangan untuk membandingkan perbedaan intensitas nyeri sebelum dan sesudah senam hamil.

Hasil Penelitian Rata-rata intensitas nyeri punggung sebelum intervensi adalah 6,8 ± 1,2 (skala VAS). Setelah 4 minggu program senam hamil, rata-rata intensitas nyeri menurun menjadi 3,5 ± 1,1. Uji t-berpasangan menunjukkan penurunan yang signifikan dalam intensitas nyeri (p=0,001).

Pembahasan Penurunan intensitas nyeri punggung setelah senam hamil menunjukkan bahwa latihan ini efektif dalam mengatasi keluhan nyeri pada ibu hamil trimester ketiga. Senam hamil membantu memperkuat otot punggung dan perut serta meningkatkan fleksibilitas tulang belakang, sehingga mengurangi tekanan pada area punggung bawah.

Baca Juga  100 Tenaga Kerja KSB Skil Khusus Tambang, Berharap Jadi Duta Promosi KSB

Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa latihan fisik terstruktur selama kehamilan dapat membantu mengurangi keluhan muskuloskeletal. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan, seperti ukuran sampel yang terbatas dan tidak adanya kelompok kontrol. Studi lebih lanjut dengan desain acak terkontrol direkomendasikan untuk memvalidasi temuan ini.

Kesimpulan Senam hamil terbukti efektif dalam mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga. Promosi senam hamil perlu ditingkatkan sebagai bagian dari perawatan antenatal untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup ibu hamil.

oleh : Suci Lawati, A.Md.Keb (Tenaga Kesehatan Kebidanan Puskesmas Labuhan Sumbawa)

News Feed