DOMPU,Satondanews
Kondisi hutan di Kabupeaten Dompu sudah rusak parah, aksi perambahan terjadi dimana-mana. Akibatnya, sering terjadi bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, dan erosi.
Beberapa bacnana akibat kerusakan hutan seperti bencana erosi dan tanah longsor yang terjadi di ruas Jalan Lintas Sumbawa baru-baru ini, tepatnya di Desa Kwangko dan Desa Banggo Kecamatan Manggelewa. Minggu (17/01/21), bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Kwangko tersebut menimbulkan kemacetan lalulintas akibat material longsor menutupi badan jalan.
Sedangkan erosi tanah yang terjadi di Desa Banggo menimbulkan kecelakaan tunggal sebuah mobil dinas yang melaju dari Mataram menuju Dompu untuk melakukan tugas kedinasan. Kecelakaan itu diduga karena kondisi jalanan yang licin akibat erosi tanah sehingga pengemudi tersebut hilang kendali dan seketika mobil memasuki jurang yang berada persis di sebelah jalan.
Menyikapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Dompu, Ir Muttakun ikut angkat bicara soal itu. Menurutnya, secara pribadi dia mengajak seluruh pihak, masyarakat, terlebih lagi pemerintah daerah untuk tidak merusak hutan yang ada agar kasus-kasus serupa tidak kembali terjadi.
“Saya menghimbau kepada pemerintah, mulai sekarang harus berpikir bagaimana mencari sumber penghasilan masyarakat selain bergantung pada kawasan hutan bahkan menghancurkan hutan.” ujarnya.
Untuk mengedukasi itu, kata Muttakun dia memanfaatkan akun media sosialnya agar warga Dompu tetap waspada dan hati-hati, terutama pengguna jalan di musim hujan seperti sekarang ini.(SN/a)










