LOMBOK TIMUR, CNN- Menjelang Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Ke-26 Timur tingkat Sekolah Dasar Islam (SDI) dan Dewasa Tingkat Kabupaten Lombok Timur berbagai persiapan telah dilakukan untuk mensukseskan ajang bergengsi tersebut.
Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Ke-26, rencana akan di gelar di Ball Room Lantai II Kantor Bupati tersebut tetap akan menerapkan protokol kesehatan.
Demikian disampaikan, Sekda Lombok Timur, HM.Juaini Taopik didepan para awak media pada, (18/9/2020).
“Guna memutus mata rantai Covid-19, dan ditengah pemberlakuan Operasi Yustisi ini, kita tetap waspada dengan mengedepankan Protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, serta mencuci tangan dengan air bersih,” ucap Juani Taopik.
Ditambahkan mantan Kadis DPMD tersebut, bahwa sebelumnya acara tersebut telah ditetapkan di Desa Kerongkong Kecamatan Suralaga. Tidak ada pilihan meski pada prosesnya acara itu tidak terlalu ramai. Namun, tetap menghindari kerumunan dengan tidak terlepas dari Protokol Penanggulangan Covid-19.
Sementara itu, untuk meramaikan STQ ke 26 itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Keminfo untuk menyiarkan langsung di TV, media online maupun cetak.
“Media saat ini juga menjadi klaster, pesan saya kepada panitia agar berkoordinasi untuk menyiarkan kegiatan ini,” bebernya.
Hal senada disampaikan, Kabag Kesra Dr.H.Pathurrahman kepada panitia penyelenggara agar memiliki seksi atau bidang. Karena acara yang akan digelar 30 September mendatang, ia berharap semua bidang bekerja maksimal sesuai dengan tupoksi masing masing demi terselenggaranya acara tersebut.
Lanjut Pathurrahman, dalam ajang STQ kali ini, bukan hanya diikuti oleh anak anak, namun juga orang dewasa. Dengan berbagai jenis mata lomba diantaranya Tahfiz, Qoriah dan lain lain.
Masih menurut Pathurrahman, dalam ajang tersebut memiliki standar dalam setiap mata lomba dan mekanisme seleksi yang mengikuti STQ, bagi perwakilan yang telah menjadi juara di masing masing Kecamatan. Bagi pemenang di Kabupaten akan maju ditingkat provinsi pada tahun 2021 mendatang ujarnya.
Saat ini, pihaknya telah mengecek kesiapan Pondok Pesantren Darus Shomad Kerongkong. Adapun terkait dengan pendaftarannya secara teknis dari seksi Musabaqoh sendiri.
“Perlu dimaklumi, di masa pandemi segala bentuk kegiatan dibatasi, khususnya masyarakat yang menyaksikan acara. Disini, kita perketat untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan memakai masker,” tutur Ketua Penyelenggara itu.
Adapun terkait dengan pendanaan lanjutnya, untuk menghubungi ketua penyelenggara.
“Kita harapkan sinergi semua pihak untuk mensukseskan acara yang penuh barokah ini” tutupnya.
Reporter: Jhon
Publisher: Editor








Komentar