Dompu,- Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kabupaten Dompu Ir. H. Khaerul Insan, MM memberikan apresiasi kepada para pemuda-pemudi dan Masyarakat yang mengolah alam yang tidak tersentuh menjadi destinasi wisata. Rabu (17/03/2021) Pukul 11. 15 Wita.
Seperti pariwisata Labuan Barat Kecamatan Pekat, Doro Wadu Na’e, Situs klasik Dorobata, Bukit Sultan, Sori Na’e, Arum Jeram Desa Mangge Na’e, dan masih banyak lagi yang lainnya.
” Saya terus terang selaku Kepala Dinas dan teman-teman pariwisata ini, sangat menyambut dengan baik inisiasi dan motivasi mereka untuk membuat spot-spot destinasi diwilayahnya “, kata H. Khaerul beberapa waktu yang lalu pada media ini.
Lanjutnya ” Seperti situs klasik Dorobata yang dulu tidak tersentuh, sekarang sudah banyak pengunjungnya, itu berkat kreasi anak muda dan juga dukungan dari Pemerintah setempat”, Lanjut Kadis Disbudpar.
Sementara itu, pihak Dinas Disbudpar Kabupaten Dompu sendiri tidak bisa berbuat banyak karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
” Memang di era pandemi ini, pariwisata memang sektor pertama yang terpuruk sebagai dampak Corona, tapi secara perlahan mulai pulih kembali karena memang mulai muncul kreasi-kreasi anak muda diberbagai wilayah”. Jelas H. Khaerul Insan.
Selain itu, kata Kadis Disbudpar, dengan adanya destinasi wisata tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi para pedagang yang ada disekitar wisata.
” Meskipun cagar budaya tidak boleh di bangun apapun di atasnya, namun inilah caranya untuk memancing bagaimana pariwisata ini berkembang, Jadi mari kita lihat dampak positifnya bukan dampak negatifnya, seperti disana orang bisa menawarkan kopi, rokok dan sebagainya”. Pungkas Dae Mpera sapaan akrab H. Khaerul Insan. (Rafa)









