LOMBOK TIMUR – Loka Latihan Kerja (LLK) Selong, Lombok Timur menoreh sejarah baru sebagai Balai pelatihan kerja terbaik kelima secara nasional.
Dari 267 BLK se Indonesia yang dinilai, berada di posisi kelima suatu hal yang sangat luar biasa mengingat rival dari daerah lain memiliki sarana dan prasaran yang lebih representatif.
Penilaian kinerja BLK/LLK se Indonesia yang dilakukan tim independen dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI), yang dilaksanakan pada Bulan September 2020, LLK Selong – Lombok Timur layak disebut BLK Mapan secara nasional.
Kepala LLK Selong, Lombok Timur, Ahmad Wardi mengaku kaget dengan hasil penilaian yang diberikan oleh UI. Dibanding daerah lain di Indonesia dengan segala kemampuan finansial yang dimiliki, LLK Selong masih bisa menunjukkan kinerjanya di tingkat Nasional.
Penilaian Kinierja BLK/LLK kata Wardi meliputi Sarpras, Penyelenggaraan Program PBK (Pelatihan Berbasis Kompetensi), Kualitas SDM, tata kelola Kelembagaan dan Kualitas Lulusan.
“LLK Selong sudah menjalankan program itu jauh sebelum dilakukan penilaian oleh tim penilai dari UI dan tim dari Kementerian Tenaga Kerja,” papar Wardi.
Masih kata Wardi, seluruh komponen di LLK Selong telah melaksanakan program kerja secara terpadu. Mulai dari identifikasi kebutuhan pelatihan, pengembangan kejuruan baru, meningkatkan SDM , tata kelola kelembagan hingga revitalisasi sarana dan prasarana, serta sertifikasi kompetensi l sebagai jaminan kualitas lulusana. Dan yang peling penting adalah penempatan lulusan di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
“Support Pemda Lotim menjadi sangat penting dalam peningkatan revitalisasi sarpras di LLK Selong, dan juga dukungan dari pemerintah pusat melalui Kemnaker. Dalam pengembangan kejuruan baru, LLK selong terus berinovasi menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan zaman. Pelatihan Konstruksi Baja Ringan adalah contoh program pengembangan kejuruan baru dan pertam kali di Indonesia dan LLK selong sudah melaksanakan program ini sejak 3 tahun terakhir. Pegembangan program lainnya adalah Internet marketing dan desain grafis,” katanya
Dalam peningkatan SDM, LLK Selong secara terus menerus melakukan Upgrading Kompetensi terhadap instruktur dan tenaga kepelatihan yang ada ke luar daerah, hal ini dilakukan untuk menjamin mutu pelaksanaan Program PBK yang berkualitas.
Peningkatan akses pelatihan dan tata kelola kelembagaan terus ditingkatkan. Informasi pelatihan dan Pendaftaran peserta di LLK selong dilakukan secara online melalui SISNAKER (Aistem Informasi Ketenagakerjaan).
Untuk menjamin kualitas lulusan, peserta pelatihan di LLK Selong wajib mengikuti Uji Kompetensi yang dilaksanakan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) melalui LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) di akhir masa pelatihan. Dan 98 perse peserta lulus Uji Kompetensi.
Dalam hal penempatan lulusan, pada awal tahun 2020 lalu, LLK Selong telah menjalin kerja sama dan MoU pemagangan kerja dengan 75 perusahaan kecil dan menengan yang tersebar di Lombok Timur dan daerah lain.
“Selain membangun jaringan dengan dunia industri dan dunia usaha lainnya, LLK Selong kini tengah mengembangkan program pelatihan mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Apalagi, akan dihelatnya ajang MotoGP tahun 2021 mendatang,” ungkapnya. (wr-dy)










