oleh

NTB Butuh 3 Juta Vaksin

DOK/RADAR MANDALIKA
dr Nurhandini Eka Dewi

MATARAM – Vaksin Covid-19 sudah tersedia. Namun Pemerintah belum bisa mengedarkan. Hal ini disebabkan masih menunggu petunjuk teknis lengkap dari Kementerian Kesehatan.

 

“Tunggu Juknis lengkap terlebih dahulu,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, Nurhandini Eka Dewi, kemarin.

 

Eka menyebutkan, untuk NTB kebutuhan vaksin 3.057.000 orang. Vaksin tersebut akan diperuntukkan untuk warga usia 18 sampai 59 tahun. Namun Eka tidak bisa menjelaskan lebih lantaran Juknis lengkapnya belum ia terima. Termasuk jatah masing -masing kabupaten kota yang ada di NTB.

Baca Juga  Kapolres Bima dan PLN Cabang Bima membantu Pemasangan Jaringan Listrik Mushalla Babul Jannah

 

“Vaksin itu di Bio Farma. Belum bisa diakses publik. Tunggu petunjuk lanjut,” jawab Eka.

 

Eka menyebutkan, perkembangan kasus Covid-19 di NTB dapat masyarakat lihat di website resmi pemerintah. Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 dari sepuluh kabupaten kota kabupaten Sumbawa masih zona merah. Yang positif sebanyak 159 orang, 375 telah sembuh, 35 orang meninggal, 25 suspek, 146 kontak erat.

Baca Juga  Pemerintah Berusaha Memulihkan Pasokan Daging Sapi Di 2021 Untuk Jaga Kestabilan Harga

 

“Berdasarkan update 14 Desember,” katanya lagi.

 

Daerah kedua yang masuk zona merah yaitu, Kota Bima. Dengan jumlah positif kasus Covid-19 77 orang, yang sudah sembuh sebelumnya 369 orang, 14 orang telah meninggal, 10 suspek dan 152 orang kontak erat. Sementara itu daerah yang masih zona kuning (resiko sedang) kota Mataram, Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa Barat, Dompu dan Kabupaten Bima.(jho)

Baca Juga  Satgas Covid-19 Loteng Kecolongan

 

 

 

 

 

 

 

News Feed