oleh

Pembantu Pekasih yang Tewas Disaluran Irigasi Ternyata Dibunuh

LOMBOK TIMUR – Teka-teki kematian Amaq Mani alias Amaq Canun di saluran irigasi Kokoq Maji, Rabu (14/10) lalu, terjawab.

Kakek berusia 74 tahun warga Dusun Lelung, Desa Kesik, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, NTB, tewas akibat dibunuh.

Saat ini Polres Lombok Timur melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus kematian pembantu pekasih (petugas pembagi air sawah) itu.

Polisi telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab tewasnya pria yang sudah lanjut usia tersebut. Hasil penyelidikan sementara kuat dugaan korban tewas dibunuh.

Baca Juga  Lombok Sharia Festival (LSF) 2023 Dukung Fashion Muslimah di NTB

Kapolres Lotim melalui Kasatreskrim AKP. Daniel Partogi Simangunsong terus mendalami peristiwa kematian pembantu Pekasih itu.
Tetapi, proses penyelidikan kasus ini sedikit mengalami kendala. Diantaranya warga yang kemungkinan mengetahui kejadian ini tidak begitu kooperatif menyampaikan informasi ke petugas. Meski kejadian tesebut mereka ketahui, namun takut untuk memberikan keterangan.

Meski demikan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap pelaku dan tabir kematian korban. Meskipun saat kejadian itu disekitar lokasi banyak orang.

Baca Juga  Insentif Rp. 3 Miliar Untuk Nakes Lotim Dibayarkan Pekan Ini

“Bukti awal yang kami miliki akan dijadikan acuan untuk mengungkap kasus ini. Kita akan dalami motifnya. Semoga pelakunya segera tertangkap,” harap Daniel.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Amaq Mani alias Amaq Canun ditemukan tewas dengan usus terburai di saluran air irigasi Kokoq Maji, Desa Kesik.

Sebelum tewas, korban sempat mampir  minum kopi di saung sawah milik salah seorang warga, bernama Sup.

Baca Juga  30 Oktober 2020, 472 Formasi CPNS di Lotim Diumumkan

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh salah warga bernama Anwar yang ketika itu akan buang air besar, Rabu pagi (14/10) sekitar pukul. 10.00 wita.
Dilokasi kejadian, ditemukan sebilah pisau, sandal dan pakaian korban untuk dijadikan sebagai barang bukti. (wr-dy)

News Feed