oleh

Peserta SKB CPNS Mataram Antusias Jalani Rapid Test

MATARAM – Peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Mataram formasi 2019 terlihat antausias menjalani rapid test atau tes cepat Covid-19 gratis yang difasilitasi Pemkot Mataram. Hari pertama pemeriksaan, para pelamar tertib menunggu giliran rapid test di RSUD Kota Mataram, kemarin (14/9).
Seorang pelamar, Mahmuda Permatasari (24), mengapresiasi pemeriksaan tes cepat yang difasilitasi Pemkot Mataram. Kata dia, penjadwalan tes cepat yang tidak terlalu mepet dengan pelaksanaan SKB dinilai tidak mengganggu persiapan ujian. Dia merasa lebih konsen belajar untuk menghadapi tes SKB.
“Renggang waktu antara jadwal rapid test dengan jadwal tes SKB sudah pas sekali,” ungkap dia usai menjalani rapid test.
Perempuan asal Malang itu mengaku mengambil formasi guru olahraga. Dia sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi tes SKB di SMKN 3 Mataram pada hari terakhir, Rabu (23/9). Caranya, dengan banyak mempelajari soal-soal SKB di rumah serta menjaga kesehatan agar tetap fit di masa pandemi virus corona sekarang.
“Kan kalau gak tenang malah bahaya nanti. Iya gak usah kemana-mana. Takutnya kalau kemana-kemana nanti efeknya terhadap kesehatan,” tutur Permatasasi yang baru saja menikah di Kota Mataram.
Untuk diketahui, pemeriksaan rapid test bagi peserta SKB CPNS Kota Mataram mulai dari 14-17 September 2020. Sedangkan pelaksanaan tes SKB dijadwalkan 19-23 September. Yang akan diikuti 619 pelamar. Terdiri dari 20 pelamar memilih lokasi tes di luar daerah. Sementara sisianya di SMKN 3 Mataram, Jalan Pendidikan.
Kabid Pelayanan Medik RSUD Kota Mataram, dr Tris Cahyoso menjelaskan, pemeriksaan rapid test terbagi di dua tempat. Dari 619 pelamar CPNS Kota Mataram yang akan mengikuti tes SKB, sebanyak 399 orang akan menjalani rapid test di RSUD Kota Mataram. Sedangkan sisanya 200 orang menjalani rapid test di Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram.
“Kita buatkan jadwal tiga hari. Per hari ada seratusan pelamar yang kita rapid di RSUD,” ujar dia.
Hari pertama pemeriksaan rapid test, sebut Tris, sebanyak 130 peserta menjalani rapid di RSUD. Jadi, sisanya akan menjalani rapid hari Selasa (hari ini) dan Rabu. “Tapi saya dihubungi dari pihak BKPSDM ternyata ada beberapa CPNS yang sudah melakukan rapid mandiri. Jadi berkurang yang kita rapid (dari semula 399 orang),” tutur dia. Tanpa mengetahui berap peserta yang memilih rapid test mandiri.
Lebih lanjut, kata Tris, hasil rapid test peserta SKB akan diserahkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram. Baik peserta yang hasil rapid test-nya reaktif maupun non reaktif. Pihak rumah sakit hanya diminta melakukan pemeriksaan.
“Tapi saya dapat informasi dari BKPSDM, apapun hasilnya (reaktif maupun non reaktif) tidak menggugurkan mereka sebagai CPNS. Walaupun reaktif tetap menjalani SKB tetapi disiapkan ruangan khusus,” ujar dia. (zak)




Komentar

News Feed