oleh

Hendak Wudhu, Santri Unwalul Falah NW Tewas Kesetrum

LOMBOK TIMUR – Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Salah satu santri pondok pesantren Unwalul Falah Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, meregang nyawa ketika hendak mengambil air wudhu.

Said Zamzami Al Qasni (14), santri asal Pedaleman Gubuk Bangket, Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, tewas secara tragis tanpa sengaja memegang kabel mesin pompa air yang masih dialiri listrik bertegangan tinggi.

Peristiwa memilukan itu disaksikan oleh ketiga rekannya yang saat itu hendak melaksanakan sholat subuh berjamaah bersama korban, sekitar pukul. 05.00 wita, Selasa (15/9).

Kapolsek Suralaga, Iptu Nikolas Usman menuturkan, dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dihalaman ponpes Unwalul Falah, kabel listrik yang tersambung ke mesin pompa air dalam.keadaan terkelupas. Dan tak sengaja tersentuh korban.

“Bersama tiga santri lainnya saat hendak berwudhu, korban tidak sengaja memegang kabel listrik yang tersambung ke mesin pompa air persis dibelakang ruang kelasnya,” papar Nikolas Usman.

Baca Juga  Disurati Pemprov, ITDC Belum Beberkan data Pekerja Lokal

Rekan sesama santri, Alfian dan Zohari selaku saksi yang melihat saat kejadian itu berusaha menolong korban dengan cara memutus kabel aliran listrik.
Meski telah berusaha membawa korban ke puskesmas Kerongkong, Kecamatan Suralaga, nyawanya tak dapat tertolong lagi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP terdapat luka pada mayat korban. Dalam tubuh korban di temukan luka lecet pada telapak tangan kiri. Selain itu tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan luka lain pada tubuh korban.

Baca Juga  Pilkada Lombok Timur 2024, Figur Muda Muhammad Syamsul Luthfi Memberi Semangat Baru Kaum Milenial

Demikian pula dari pemeriksaan luar tim medis puskesmas Kerongkong. Terdapat luka lecet pada telapak tangan kiri. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Meski demikian kata Kapolsek Suralaga, pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan keberatan jika dilakukan otopsi terhadap mayat korban. (wr-dy)

Komentar

News Feed