oleh

Polsek Keruak Fasilitasi Guru-Siswa Melalui Metode Daring

LOMBOK TIMUR – Masa perpanjangan penundaan tatap muka dalam proses kegiatan belajar mengajar akibat pandemi Corona Virus Deseases (Covid)-19 di Kabupaten Lombok Timur, menjadi keprihatinan banyak pihak.

Sejak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor. 800/1041/ DIKBUD/2020 tertanggal 5 Agustus 2020 terkait pelaksanaan pembelajaran di masa Pandemi Covid 19, praktis kegiatan tatap muka ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Untuk melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM), sistem daring menjadi salah satu solusi.
Tentunya, sistem online ini dapat dimanfaatkan bagi siswa yang memiliki fasilitas komunikasi seperti handphone (hp), tablet ataupun laptop.

Lalu, bagaimana siswa yang tidak memiliki fasilitas demikian itu.
Polsek Keruak, Kecamatan Lombok Timur prihatin atas kondisi demikian itu, ternyata punya cara tersendiri.

Baca Juga  Pelaku Pariwisata Menyambut Baik Rencana Pembukaan Bali Untuk Wisatawan Asing

Agar peserta didik dapat belajar layaknya siswa lain yang sudah memiliki fasilitas alat komunikasi yang sama, Bhabinkamtibmas Polsek Keruak secara sukarela memfasilitasinya. Bermodal gadget android, laptop serta ruang belajar terbuka dengan sederhana, PBM siswa – guru dapat berjalan.

Kapolsek Keruak, Lombok Timur, Ipda. Nurlana mengungkapkan keprihatinannya atas situasi dan kondisi dimasa pandemi Covid-19. Sehingga berbagai cara dilakukan untuk memfasilitasi siswa-siswi agar tetap mengikuti kegiatan PBM.

Bhabinkamtibmas Keruak dikerahkan melalui Door to Door System (DDS).
Siswa yang tidak memiliki gadget android dikumpulkan dalam satu tempat tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Bhabinkamtibmas bertugas menghubungkan guru mata pelajaran tertentu dengan siswa secara daring.
Sebelumnya oleh Bhabinkamtibmas siswa-siswi yang tidak mempunyai hp android didata.

Baca Juga  Syamsuddin Optimis Duduki Kursi DPRD Lombok Timur dibawah Komando H.M. Djamaludin, BE.,M.Kom.

“Jangankan handphone, pulsa pun mereka tidak mampu membelinya. Solusi inilah yang telah kami tawarkan agar anak tetap mendapatkan pelajaran walaupun dengan keterbatasan,” jelas Nurlana.

Cara yang demikian itu tambahnya, untuk mempermudah guru dan siswa berinteraksi.
Setiap sekolah di semua desa di Kecamatan Keruak memperoleh kesempatan yang sama.
Saat ini kata Nurlana, baru beberapa desa yang telah difasilitasi. Diantaranya, Desa Keruak dan Tanjung Luar. Dan, kegiatan ini akan terus dilakukan secara bertahap dan kontinyu.

Baca Juga  DPP Gong Praja Sasak Siap Kawal H. Pajar ke Polres Loteng

“Kami sudah mengerahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk terlibat langsung dalam mendukung program pendidikan,” terang Nurlana.

Sementara itu, Kepala Sekolah MTs NW Nurul Ikhsan Tanjung Luar, Daeng Ali, merasa bersyukur dan terbantu dengan inovasi yang dilakukan Polsek Keruak.
Daeng Ali yang juga salah satu tokoh agama di Desa Tanjung Luar, mengapresiasi kegigihan polisi dalam upaya mendukung program pendidikan.

“Kami akan terus berkoordinasi bersama Polsek Keruak agar para pelajar tetap mendapatkan pelajaran walaupun ditengah pandemi Covid-19 ini. Apalagi, dengan adanya Surat Edaran (SE) yang menunda pelaksanaan tatap muka menjadi penyebab anak-anak belum bisa bersekolah,” ujarnya. (wr-dy)

Komentar

News Feed