oleh

Wabup Lotim : UKW Buat Wartawan Jadi Profesional

LOMBOK TIMUR – Sebanyak 18 peserta mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Muda yang berlangsung di sebuah hotel, Jum’at – Sabtu (11-12/12).

Kegiatan untuk meningkatkan kapasitas wartawan Lombok Timur merupakan kali pertama digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lombok Timur.
Hadir pula Wakil Ketua Dewan Pers pusat, Hendry Ch. Bangun, Wakil Bupati Lotim, H. Rumaksi Sj serta sejumlah tim penguji dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua PWI NTB, H. Nasrudin mengatakan, UKW sebagai modal utama bagi seorang jurnalis untuk memperoleh predikat resmi.
Dalam jenjangnya dikenal UKW Muda, Madya dan Utama.
UKW memberikan motivasi demi kebaikan masyarakat secara menyeluruh. Karena dengan UKW yang diikuti, seorang wartawan bersikap profesional dalam menjalankan tugasnya didunia Jurnalistik.

Baca Juga  Gawat ! Bandar Besar Narkoba Banyak di Lombok Timur

“Lombok Timur patut diapresiasi karena mampu menggelar UKW. Dan harapan kami daerah lainnya di NTB pun mengikuti hal serupa,” ujar Nasruddin.

Potensi dan SDM yang dimiliki wartawan Lombok Timur tidak kalah dibanding daerah lainnya. Apalagi keterlibatan Pemda Lotim yang sangat mendukung kegiatan media.
Diakuinya pula, perhatian Pemda Lotim terhadap insan pers cukup besar. Sehingga sinergitas antara pers dan Pemda berjalan harmonis.

“Pemda Lotim sangat besar peranannya di NTB. sehingga untuk kedepannya, Lotim diharapkan menjadi motor penggerak di NTB,” harap wartawan senior di NTB itu.

Baca Juga  Pakar Komunikasi: TNI Tidak Dapat Dipisahkan Dengan Rakyat

Ketika Pemkab Lotim memberikan perhatian besar kepada pers, maka tidak menutup kemungkinan PWI NTB akan mengusulkan pada HPN akan menghadirkan presiden RI.

Sementara itu, Wabup Lombok Timur H. Rumaksi Sj, SH, kembali menegaskan bahwa baik buruknya suatu daerah tergantung wartawan.
Dalam menjalankan profesi jurnalistiknya, seorang wartawan harus profesional, independen dan menginformasikan secara faktual. Bukan berdasarkan karena subyektifitas.
Karenanya, kata Rumaksi, UKW merupakan salah satu bentuk kewajiban para wartawan untuk bisa meningkatkan kompetensinya dalam mengikuti perkembangan zaman.

Wabup Rumaksi juga menyoroti kredibilitas wartawan. Saat ini seseorang dianggap sangat mudah memperoleh predikat sebagai wartawan. Apalagi dengan kehadiran media portal/on line yang belakangan ini menjamur.

Baca Juga  Viral, Gubernur Langsung Utus Bawahannya Turun ke Jontlak

“Kadang-kadang media dibangun karena ada kepentingan. Misalnya pegiat LSM dengan mudah menjadi wartawan. Hanya bermodal sekedarnya, mampu membuat media. Saya terkadang tidak bisa membedakan mana wartawan, mana pula LSM,” tukas Rumaksi.

Dengan UKW, dapat dikategorikan bahwa mereka yang terjun didunia jurnalistik adalah yang memiliki ilmu, kapasitas dan kredibel.

“Kalau wartawan tidak profesional maka terjadi mala petaka. Seorang wartawan sebelum menyandang wartawan harus punya sertifikat,” jelasnya. (wr-dy)

News Feed