oleh

Pemprov NTB Tandatangani Kesepakatan Addendum dengan PT GTI

MATARAM-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan PT Gili Trawangan Indah menandatangani berita acara kesepakatan pokok pokok addendum perjanjian kontrak produksi. Sedikitnya sembilan kesepakatan dalam addendum kontrak produksi pengelolaan aset lahan seluas 65 Ha di Gili Trawangan akan dibahas berkelanjutan antara tim Pemprov NTB yang diketuai oleh Kepala Kejaksaan Tinggi sebagai pengacara negara bersama pengusaha Winoto dan direksi PT GTI.

Baca Juga  Sampah Rutin Dibersihkan, Sampah Kiriman di Pantai Goa Tantangan Pedagang Setempat

Beberapa diantaranya adalah perubahan kontrak kerjasama dan besaran retribusi PT GTI selama 25 tahun beroperasi.

“Pemerintah memutuskan upaya addendum dengan komitmen PT GTI siap membangun dan mengelola izin investasi yang sudah diberikan”, tegas Gubernur Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. di Aula Kantor Kejati, Kamis (20/06).

Dikatakan Gubernur, komitmen melanjutkan pengelolaan aset dalam kontrak kerjasama sampai dengan 2026 itu menjadi salah satu kesepakatan yang akan dibahas dan dituangkan dalam addendum.

Baca Juga  Tenaga Honorer Lotim Masih Minim Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Sekretaris Daerah, H. L. Gita Ariadi menjelaskan, pembahasan direncanakan selesai pada Agustus mendatang. Termasuk ketentuan mengenai hak dan kewajiban terkait komitmen investasi. Adapun mengenai retribusi juga akan disepakati sesuai aturan hukum yang berlaku serta kesepakatan mengenai pengusaha maupun pengusaha yang saat ini menempati lahan PT GTI untuk diberikan masa transisi penghentian usaha mereka.

Baca Juga  Waspada DBD di Dompu Meningkat

“Bahkan kalau diperlukan, kontrak kerjasama bisa diperbaharui jika klausul lama dianggap tidak lagi sesuai dengan kesepakatan dua pihak”, jelas Sekretaria Daerah, H. L. Gita Ariadi. (diskominfotik_ntb)

News Feed