Dompu,- Luar biasa, baru Satu bulan lebih terbentuknya kepengurusan baru PGRI Kabupaten Dompu, kini sudah mulai menunjukkan hasil, seperti yang terjadi baru-baru ini Pengurus PGRI Kabupaten Dompu membantu anggota PGRI yang ada di Desa Kwangko dan Desa Lara Kecamatan Manggelewa yang terkena musibah banjir.
Tidak hanya bakti sosial, PGRI Kabupaten Dompu juga sekarang sedang merancang inovasi baru yang berkaitan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Hal tersebut disampaikan Ketua PGRI Kabupaten Dompu Asyrul Riady, S.Pd pada kegiatan rapat pembentukan pengurus ranting PGRI Kecamatan Dompu yang digelar pada Hari Kamis 11 Februari 2021 pukul 09.00 Wita.
” Keinginan kami PGRI Kabupaten Dompu yang sekarang didalam menerbitkan KTA selain sebagai kartu keanggotaan juga memiliki fungsi ganda sebagai alat pembayar di tempat-tempat yang sudah melakukan kerjasama dengan PGRI Kabupaten Dompu maupun pihak Bank”, Kata Asyrul.
Lanjutnya ” Kartu PGRI ini sistemnya seperti sistemnya E-money, jadi Ketika anggota PGRI berbelanja seandainya lupa membawa uang cukup memberikan kartu PGRI ini untuk di gesek dan tidak hanya itu, kartu ini juga berfungsi ketika kita membeli tiket pesawat dibeberapa maskapai penerbangan seperti Garuda, Sriwijaya itu ada diskon termasuk Hotel-hotel dan wisma diluar Daerah, jadi itulah pentingnya memiliki KTA PGRI”, terangnya.
Di sisi lain kata Asyrul, organisasi memiliki keuntungan dari setiap pembelajaan anggotanya dari segi persentase yang diberikan oleh toko ataupun tempat-tempat belanja, sehingga itu menjadi operasional ataupun dukungan-dukungan dana secara tidak langsung bagi organisasi, kemudian yang kedua keuntungan bagi anggota adalah untuk mempermudah mereka dalam proses pembayaran.
” Dengan melekat kartu PGRI, sehingga kartu PGRI berfungsi sebagai alat pembayar dan ini merupakan terobosan baru dan yang menginisiasinya adalah PGRI Kabupaten Dompu dengan kepengurusan yang baru, dan secara teknisnya yang akan mengeluarkan Kartu elektrik ini adalah Bank”, jelas Asyrul.
Di Akhir percakapannya Asryul juga menyampaikan bahwa PGRI Kabupaten Dompu sekarang ini sedang memperjuangkan hak-hak guru.
” Mulai dari kemarin PGRI sudah memfasilitasi persoalan guru yang mengalami kekeluargaan, kasus penempatan rumah dinas, termasuk kasus perjuangan guru honorer dan tinggal menunggu hasilnya”. Tutup Ketua PGRI Kabupaten Dompu. (Rafa)










