oleh

Pindah Tugas Tanpa Mekanisme, KSB Kekurangan Guru SMK Produktif

Sumbawa Barat – Sejumlah guru SMK di Kabupaten Sumbawa Barat yang berstatus sebagai Guru ASN pindah tugas keluar daerah diduga tanpa mekanisme yang jelas.

Ini menyebabkan sejumlah guru SMK yang ada di KSB terutama guru produktif dan normatif berkurang jumlahnya.

Kepala Sekolah SMKN 1 Maluk, Muhammad Yasin, S.Pd membenarkan masalah ini, menurutnya di SMKN 1 Maluk saja dalam tahun ini kekurangan 4 orang guru, dimana diantaranya 2 guru produktif dan 2 orang guru normatif.

“ Ada guru yang baru 2 tahun mengabdi sudah pindah, padahal kami sudah berikan laporan dan analisis ke bidang GTK (Guru Tenaga Kependidikan) Dikbud Provinsi bahwa kita kekurangan guru dan jangan mudah dipindahkan,” ujar M.Yasin, S.Pd kepada KMC News, media group Siberindo, Jum’at (10/2/23).

Baca Juga  Biadab…! Ormas-Aktivis di NTB Kecam Militer Israel

Yasin kemudian bilang, diduga sejumlah guru yang pindah ini tanpa mekanisme yang jelas, dimana mekanismenya harus mendapatkan rekomendasi dari Sekolah asal dan Sekolah tujuan baru disetujui BKD.

“ Ini kita tidak tahu gimana cara kok bisa pindah dengan mudah, kami berharap ini jadi perhatian Provinsi dan ada mutasi baru Guru ke KSB sebagai pengganti yang pindah itu,”tandas M. Yasin

Baca Juga  Bupati Dompu Ingatkan Warga Tidak Menganggap Remeh Pandemi Covid-19

Sebelumnya, Forum Komite SMA – SMK Sumbawa Barat menyanyangkan mutasi guru keluar dari KSB. Lalu Mustakim Patawari, LM, S.TP.,M.Si dari Forum Komite menilai, waktu mutasi kadang tidak mempertimbangkan waktu dan juga ketersediaan tenaga guru.

“ Ini Problem yang harus segera dituntaskan, ini menjadi perhatian serius Forum Komite SMA-SMK di KSB yang harus disikapi Pemerintah Provinsi, bagaimana anak didik kita mendapatkan pengetahuan yang maksimal jika keterbatasan tenaga pendidik, apalagi itu menyangkut guru Produktif,”tegas L.Mustakim.

Baca Juga  Pemprov NTB Apresiasi Kinerja Amman Mineral Termasuk Soal PPM

Sementara itu terpisah,Kepala Cabang Dinas Dikbud NTB Kab. Sumbawa Barat, Suprianto, S.Pd.Bio mengatakan, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan BKD dan Dikbud NTB.

Apa yang dikeluhkan terkait kekurangan dan mutasi guru ini sudah dilaporkan ke Provinsi.

“ Insya Allah masih  proses, BKD akan mengcroscek kembali terhadap mutasi guru yang keluar dari KSB,”katanya singkat.(K1)

 

News Feed