DOMPU,TRIBUN
Tidak hanya fokus pada pemutusan mata rantai penyebaran Covid 19, Pemerintah Kabupaten Dompu juga mendorong pemulihan ekonomi masyarakat dengan melaunching Program Pemulihan Ekonomi (PEN) bagi pelaku usaha mikro yang terdampak Covid-19.
Launcing Program Pemulihan Ekonomi (PEN) ini dilaksanakan di Aula Pendopo Bupati Dompu oleh Asisten II Setda Dompu, Drs, H Gazyamansuri M.Ap, mewakili Bupati Dompu. Jum’at (9/10/2020).
Dalam sambutanya Asisten II menyampaikan, bahwa pelaku usaha mikro harus menggerakkan kegiatan ekonomi baik di pasar, pertokoan, dan pusat perbelanjaan untuk menyudahi pembatasan ekonomi yang berkepanjangan akibat pandemi.
Asisten II juga menuturkan bahwa kondisi di tengah pandemi ini dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dan mempengaruhi berbagai sektor mulai dari kesehatan pendidikan hingga sektor ekonomi termasuk di Kabupaten Dompu.
“Dari kondisi inilah maka dirasa perlu ada strategi yang tepat sebagai langkah upaya pemulihan ekonomi roda perekonomian di masyarakat stabil seperti semula, “katanya.
Asisten II juga berharap program ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Dompu dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Dompu bisa kembali bangkit di tengah situasi pandemi covid 19 saat ini.
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dompu, Drs, H Rifai M.Pd mengatakan, program pemulihan ekonomi ini memberikan modal kepada 20,000 warga, dengan harapan dapat memajukan pelaku usaha mikro serta menumbuhkan wirausaha baru pada pekerja yang terdampak Covid-19.
“Bantuan Program Pemulihan Ekonomi ini diberikan bagi pelaku usaha mikro senilai Rp. 2.400.000. Bantuan PEN ini sebagai upaya pemerintah pusat untuk melakukan pemulihan ekonomi akibat dampak pandemic Covid-19, “ungkapnya.
Rifai juga menyebut, bahwa bantuan permodalan bagi pelaku usaha mikro ini sebagian sudah diterima oleh penerima bantuan melalui rekening BNI dan BRI masing-masing.
“Kita berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Dompu dalam memajukan usaha mikro kecilnya serta menumbuhkan wirausaha baru pada pekerja yang terdampak Covid-19, “terangnya.(TS/RF)










Komentar