oleh

Tumpahan Limbah Oli di Dermaga Nelayan Poto Tano, Warga Gedor ASDP

Sumbawa Barat – Puluhan orang warga Desa Poto Tano mendatangi PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) yang berada di pelabuhan penyebrangan desa setempat, Senin (8/3) sore.

Kedatangan warga untuk meminta pertanggungjawaban PT ASDP terkait adanya temuan limbah oli bekas di sepanjang bibir tanggung dermaga rakyat Poto Tano yang sangat mencemari alam.

“Masyarakat Poto Tano keberatan dengan temuan limbah oli bekas sehingga melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan,” ungkap Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono SIK melalui Paur Humas Ipda Eddy Soebandi SSos di Taliwang, Selasa (9/3).

Baca Juga  Inalillah, Perawat Hamil 5 Bulan Meninggal Karena Covid-19

Kegiatan koordinasi tersebut dipimpin Kepala Desa Poto Tano M Nur Hasan serta didampingi Kapolsek Pelabuhan Laut dan Danramil setempat.

Warga meminta agar pihak ASDP dapat mengatasi masalah limbah yang sudah mencemari area sepanjang bibir tanggung dermaga rakyat di desa tersebut. Kades juga meminta pihak ASDP memberikan teguran kepada pihak perusahaan pelayaran agar tidak membuang sembarangan limbah oli bekas yang merusak lingkungan.

Baca Juga  Kabag Ops Polres KSB Pimpin Operasi Yustisi di Taliwang, Hasilnya Ratusan Warga Terjaring

Manager ASDP Poto Tano Yusuf Efendi selaku pihak yang bertanggungjawab meminta maaf kepada warga atas kejadian tersebut dan akan mencari solusi untuk membersihkan limbah tersebut dengan cara meminta kerjasama dengan semua pihak pelayaran.

Sementara itu Kapolsek Poto Tano Ipda Anang Ma’ruff mengimbau warga untuk bekerjasama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan laut di Poto Tano.

“Kalau warga melihat pihak pelayaran membuang oli secara langsung limbah oli tersebut segera laporkan,” katanya.

Baca Juga  Hargai Para Sesepuh, TNI AD Berangkatkan Umroh 102 Veteran Seroja

Sementara itu Danramil Poto Tano Kapten M Syafi’i juga meminta warga agar tidak melakukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kambtibmas dan tidak main hakim sendiri serta mengutamakan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan masalah.

Usai mendatangi kantor ASDP, warga bersama-sama mengecek dan membersihkan lokasi tumpahan oli.

Diduga tumpahan oli dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk membuat kegaduhan dan ketidaknyamanan.(K-If)

News Feed