LOMBOK TENGAH – Angin puting beliung yang menerjang pemukiman warga di Desa Langko, Desa Jango Dan Desa Loang Make, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah (Loteng), Senin (7/12) mengakibatkan warga mengalami.kerugian ratusan juta rupiah.
Bangunan rumah milik warga mengalami kerusakan yang cukup parah. Beberapa atap dan bangunan rumah warga hancur diterjang angin.
Enam atap rumah warga termasuk dua pondok pesantren terbang terbawa angin dan beberapa tembok bangunan rumah, ambruk. Warga menduga, angin kencang tersebut merupakan puting beliung lantaran terlihat gelap dan hitam.
Kapolsek Janapria, Iptu Muhdar mengatakan, peristiwa angin kencang yang mengakibatkan beberapa atap rumah dan bangunan sekolah itu rusak terjadi sekitar 09.00 wita, Senin (7/12).
“Dari keterangan saksi dilokasi, tiba – tiba datang angin kencang dari arah barat yang menerbangkan atap atap ruang kelas. Sehingga atap bangunan sekolah rusak parah di Ponpes di Desa Langko dan Desa Loang Maka,” jelasnya.
Selai itu juga, peristiwa serupa juga terjadi di Desa Jango, angin kencang menerjang atap rumah warga, kios dan open tembakau. Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun total kerugian akibat bencana alam mencapai puluhan juta.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” kata Kapolsek Janapria.
Atas peristiwa itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap angin kencang atau bencana angin narat daya yang bertiup kencang. Sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Warga kita imbau agar tetap waspada, mengingat cuaca saat ini tidak bisa diprediksi” kata Kapolsek berpesan. (wr-dy)










