oleh

Nur – Ramdhan Kompak Turun di Tanakakan, Jaring Program Pro Rakyat

Sumbawa Barat – Pasangan Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati Sumbawa Barat (Bacawabup) Nur – Ramdhan (Drs. H. Muhammad Nur Yasin – H. Sumardhan, S.H.,M.H) melakukan silaturahmi dengan ratusan warga Lingkungan Tanakakan Kelurahan Menala Taliwang, Senin Malam (7/11/22).

Nur – Ramdhan kompak turun melakukan sosialisasi terkait pencalonan Pilkada Sumbawa Barat 2024 mendatang, pasangan Ulama dan Pengacara ini pun disambut hangat warga setempat.

Bacabup H.M.Nur Yasin mengemukan alasan dirinya maju dalam Pilkada Sumbawa Barat mendatang, semata-mata ingin mengabdi untuk masyarakat Sumbawa Barat dan mengajak masyarakat benar-benar merasakan kelahiran Kabupaten Sumbawa Barat.

Dikatakannya, meletakkan rasa adil di tengah kehidupan masyarakat Sumbawa Barat menjadi motivasi tersendiri jika masyarakat mengamanahkan dirinya menjadi Bupati mendatang.

“ Bagi saya tidak ada niat maju menjadi Bupati untuk menumpuk harta dan kekayaan, saya sudah berjanji dengan Allah SWT, saya hidup cukup dengan gaji dan dan tunjangan kemudian APBD yang akan kita kelolah nantinya itu adalah hak rakyat, kedepan kita akan buka semua ke publik digunakan untuk apa saja, “ ungkap Ustadz Nun sapaan akrabnya, dihadapan ratusan warga Lingkungan Tanakakan.

Baca Juga  Terlibat Narkoba, 3 Warga Kelurahan Nae Ditangkap Polisi

Ustadz Nun bertekad,  pembangungan  yang selama ini berlangsung di Sumbawa Barat terutama yang belum selesai akan diselesaikan sebaiknya.

Sektor pertanian yang menjadi pencahariaan utama masyarakat Sumbawa Barat sambungnya, dibutuhkan perhatian serius, kemudian terhadap sektor pertambangan, baik itu tambang nasional maupun international perlu disiapkan tenaga kerja terampil dengan menyiapkan pendidikan skil generasi muda Sumbawa Barat agar terbuka akses kesempatan kerja seluasnya.

“ Untuk sektor Pariwasata juga harus menjadi andalan KSB kedepan, kita akan desain Pariwisata dengan mencintai alam,” katanya.

Dibagian akhir Ustadz Nun menegaskan, pendampingnya H.Sumardhan dipilih karena dianggap cukup syarat dan memahami persoalan hukum.Persoalan hukum ini penting menurutnya agar kebijakan yang ditelorkan nantinya tidak menyalahi aturan.

“ Kebetulan pak Haji Sumardan ini orang hukum maka beliau akan focus pada persoalam hukum dunia sementara bagian saya masalah hukum akhirat, hukum dunia ini penting agar kita tertib dan hukum akhirat kita pahami agar kita selamat,” pungkas Ustadz Nun.

Sementara bagian Bacawabup H. Sumardhan dalam kesempatan yang sama dengan menggunakan bahasa Taliwang menyampaikan perkenalan dirinya sebagai putra asli Sumbawa Barat.

Baca Juga  Bang Zul: Masyarakat dan Investasi Harus Menemukan Win-Win Solution

“ Saya perkenalkan diri dengan Bahasa Taliwang ini agar bapak ibu tidak ragu bahwa saya asli orang KSB asal Brang Rea, selama ini saya tinggal di Malang sebagai dosen dan pengacara,” ucapnya mengawali pembicaraan.

H. Sumardhan menyebutkan alasannya maju dalam Pilkada mendatang terpanggil guna mendampingi Ustadz Nun yang memiliki semangat mengabdi untuk Sumbawa Barat.

“ Saat beliau mendatangi saya di Malang beliau menyampaikan banyak sekali yang menawarkan maju berpasangan, diantaranya sejumlah pejabat namun beliau tidak mau dan memilih saya, jadi disini saya berpikir dan berkesimpulan bahwa beliau tidak gila dengan kekuasaan akan tetapi semata-mata ingin mengabdi untuk kesejateraan rakyat,” ungkap H. Sumardhan pengacara senior Jawa Timur itu.

Kemudiaan apa yang disampaikan Ustadz Nun terkait APBD semuanya untuk kesejahteraan rakyat, dikatakan H. Sumardhan perlu disambut baik karena itu penting menurutnya menjaring aspirasi rakyat sehingga apa yang menjadi program kedepan mesti lahir dari keinginan rakyat.

“ Bila perlu jika rakyat tidak percaya dengan calon pemimpinnya bikin saja kontrak politik, kita siap untuk itu, kontrak politik itu penting dibuat diatas kertas agar nanti rakyat tinggal sodor saja apa yang menjadi kontrak politik, tapi itu kalau tidak percaya tapi masa tidak percaya dengan Ustadz,” tandas H. Sumardan yang disambut tepukan bergemuruh oleh warga setempat.

Baca Juga  PERADI PROFESIONAL Hadir Bukan Sebagai Tandingan Tetapi Menjawab Tantangan Nyata Dunia Hukum Indonesia

Dalam kesempatan akhir H. Sumardhan selain menekankan pentingnya menjaring program pro rakyat yang bersumber dari keinginan rakyat untuk diaktulisasikan kedepan, juga menyampaikan secara khusus soal proses pencalonanan pasangan Nur -Ramdhan kedepan melalui jalaur perseorangan.

Menurutnya saat ini KTP telah terkumpul melebihi persyaratan yang diatur Undang-Undang namun terus menghajak masyarakat untuk mengumpulkan lagi sebanyak-banyaknya.

“ Kami telah mengumpulkan KTP ini dari februari lalu, kami mengajak segenap masyarakat terus mengumpulkan KTP secara ikhlas dan selama ini kami cukup selektif, semua yang berikan KTP berdasarkan rasa cinta dan ikhlas karena kita tidak ingin berkonflik kedepan, lebih baik jujur dari awal ketimbang ada masalah dikemudian hari,”demikian ujar H. Sumardhan.(*)

 

 

 

News Feed