oleh

Korupsi, Bos PT. SAM Dijebloskan ke Bui

IST/RADAR MANDALIKA
DITAHAN : Tersangka korupsi jagung yang juga Direktur PT. SAM saat hendak ditahan usai diperiksa, Senin kemarin.

MATARAM – Satu lagi tersangka kasus pengadaan bibit jagung di Dinas Pertanian NTB dengan kerugian negara Rp 15.4 M dijebloskan ke penjara oleh penyidik Kejati NTB. Direktur PT. SAM inisial AP resmi ditahan setelah selesai dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka.

“Setelah diperiksa langsung ditahan tadi (kemarin, red),” ungkap Kasi Penegakan Hukum dan Penerangan (Penkum) Kejati NTB, Dedy Irawan, Senin kemarin.

Dedi mengatakan tersangka AP dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka oleh penyidik setelah dinyatakan Negatif Covid-19 oleh Dokter di Rumah Sakit Universitas Mataram dengan tetap memperhatikan prokes Covid-19 dan pemeriksaan tersebut berlangsung sekitar 2 (dua) jam dan langsung dibawa dan dititip tahanan Polres Mataram.

Tersangka AP ditahan oleh penyidik selama 20 (dua puluh) hari kedepan, menyusul 3 ( tiga) orang tersangka lainnya yang sudah mendekam di penjara sekitar 1 bulan yang lalu, yakni Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB inisial HF, Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) inisial IWW, dan salah satu Rekanan yakni Direktur PT. WBS inisial LIH.
“Tersangka AP baru ditahan menyusul tersangka lainnya pada pemanggilan ke 6 (enam) kali,” sebut dia.

BACA JUGA:  11 Unit TV di Curi di Hotel Raja Kasa Baio Kecamatan Pujut

Dedi menyampaikan, modus dari kasus ini adalah bahwa bibit jagung yang diserahkan pada masyarakat tidak memenuhi spek, sebagaimana petunjuk teknis pengadaan bibit jagung dari Kementerian Pertanian tahun anggaran 2017, sehingga merugikan keuangan Negara sejumlah Rp 15,4 M namun kerugian negara tersebut merupakan perhitungan penyidik dan masih bersifat sementara sambil menunggu hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari BPKP Perwakilan Mataram dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah. (jho)

BACA JUGA:  Lewat Batas Waktu, 40 Pejabat Pemkab Lotim Belum Serahkan LHKPN

 

News Feed