oleh

Dr. H. Ferry KR; Hindari jadi Pemimpin dengan Cara Instan

DOMPU—Pelaksanaan Pilkada Dompu tinggal menghitung hari. Tepatnya tanggal 9 Desember 2020 masyarakat akan menyalurkan hak suaranya. Pesta demokrasi diikuti tiga pasangan calon.     

Ketiga Paslon diingatkan untuk tidak menggunakan cara-cara instan dalam meraih kekuasaan. Sebab, Kabupaten Dompu membutuhkan pemimpin yang berkualitas. Tentu figur yang lahir dari cara-cara benar.

Hal itu diungkapkan, Direktur Eksekutif for Democracy and Electoral Intigrrity (NETGRIT), Dr.  H. Ferry Kurnia Rizkiyansyah. “Kita harus benar-benar menciptakan demokrasi yang berkualitas,” ungkap Ferry yang dipercaya sebagai moderator debat publik sebelum pelaksanaan debat, Jumat (4/12).

Menurutnya, cara-cara instan tersebut dengan menggunakan jalan pintas untuk mempengaruhi pemilih. Dengan melakukan money politik, kampanye hitam dan sebagainya. “Dompu butuh figure yang dicantai rakyat. Bukan didasari oleh cara-cara tidak baik,” imbuhnya,

Baca Juga  Event Kreatifitas Anak Muda Harus Terus di Support Total

Money politik harus benar-benar diwaspadai dan dicermati oleh pihak kepolisian dan Bawaslu Dompu. Apalagi saat ini kondisi perekonomian sedang terpuruk akibat tamparan Covid-19.

“Ekonomi kita sedang lesu, jangan sampai kondisi seperti ini dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan money politik atau serangan fajar. Kita ingin demokrasi yang berkualitas. Dimana pelaksanaannya berjalan secara demokratis,” ujarnya.

Baca Juga  Aniaya Ketua PPS, Oknum Timses Paslon Dipolisikan

Begitupun dalam tataran pelaksanaan Pilkada. Penyelenggara harus benar-benar memastikan bahwa pesta demokrasi tersebut berjalan sesuai dengan amanat konstitusi. “Penyelenggaraan pilkada harus benar-benar berjalan sesuai dengan aturan,” pungkasnya. (di)

News Feed