oleh

Demo Tandingan Proyek Air Bersih, DPRD Diminta tidak Memperkeruh Suasana

DOMPU – Belasan masa yang tergabung dalam Aliansyah Rakyat Menggugat (ARM), Kamis (5/11) melakukan demo tandingan di Gedung DPRD Dompu.

Mereka menuntut agar proyek pemasangan pipa air bersih di Desa O,o Kecamatan Dompu dilanjutkan kembali.

Sebelumnya, warga Desa O,o yang kontra dengan proyek tersebut melakukan aksi unjuk rasa penolakan.

Bagas salah satu orator menyampaikan, apresiasi kepada kelompok masyarakat Desa O,o yang telah memperjuangkan pandangannya terhadap proyek perpiaan.

Baca Juga  Enggan Sindir Paslon Lain, SUKA Utamakan Kampanye Program

“Kami sepakat adanya perbedaan pandangan. Tetapi jangan sampai memecahkanbelahkan kita. Karena sekian tahun masyarakat Dompu mengalami krisis air bersih,” ungkapnya.

Bagas mensesalkan statmen yang dikeluarkan oleh Komisi 1 DPRD Dompu. Mereka meminta agar pengerjaan proyek tersebut dihentikan.

“Seharusnya, dalam mengeluarkan keputusan dewan tidak mengedepankan subjektif. Tetapi lebih memandang secara objektif. Karena disisi lain penghentian proyek ini justru akan merugikan puluhan ribu masyarakat Dompu,” ungkapnya.

Baca Juga  PT. SMS dan Petani Gelar Syukuran Tutup Giling 2020

Menurutnya, DPRD seharusnya berdiri diatas kepentingan rakyat. Bukan kepentingan kelompok. “Kepada Komisi 1 DPRD Dompu agar tidak berlaga seperti malaikat, sehingga mengeluarkan statmen yang merugikan masyarakat banyak,” tuturnya.

Seharusnya DPRD sebagai wakil rakyat berdiri ditengah dua kubuh. Tidak boleh berdiri di satu kelompok. “Bayangkan ada puluhan ribu masyarakat yg menunggu air bersih. Karena kebijakan sepihak ini ada banyak masyarakat dirugikan,” ucapnya.

Baca Juga  Tenaga Pendidik Diminta Ikut Tangani Radikalisme

Setiap kebijakan yang keluar harus adil. DPRD Dompu tidak menggiring masalah air bersih pada kepentingan politik menjelang Pilkada Dompu. “Dewan jangan memperkeruh suasana. Sebagai wakil rakyat DPRD harus berada ditengah-tengah. Kalau ada persoalan harus dicarikan jalan terbaik. Karena masyarakat sudah lima tahun menanti air bersih,” pungkasnya. (di)

 

News Feed