oleh

Wagub NTB Minta Proses Vaksinasi di Percepat

MATARAM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB targetkan vaksinasi Covid-19 terhadap 3 juta masyarakat dalam kurun waktu setahun ke depan. Terdiri dari tenaga kesehatan, petugas pelayan publik, dan masyarakat umum. Saat ini, target itu baru mencapai 36 persen.

Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah meminta mempercepat proses tersebut. Demi percepatan terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok. Sehingga penyebaran virus Korona bisa lebih cepat dikendalikan.

“Kalo kita cermati, vaksinasi ini yang paling bisa mengendalikan penyebaran Covid-19. Dan kitalah yang bisa kendalikan vaksinasi. Yang mulanya satu tahun kalau bisa kita press menjadi enam bulan saja,” pinta wagub saat membuka rapat evaluasi penanganan Covid-19 di NTB secara daring, Jumat (5/2).

Baca Juga  Safari Jumat, Kapolres Lotim Sosialisasikan Program Pemerintah

Selain percepatan vaksinasi, Ummi Rohmi, sapaan akrab wakil gubernur, meminta untuk mengintensifkan kembali 3T, yakni testingtracing, dan treatmen. Terutama pada tahap tracing dan testing.

Untuk jumlah tracing, Ummi Rohmi meminta petugas kesehatan melakukan tracing lebih banyak. Sementara untuk testing, wagub perempuan pertama di NTB ini meminta agar memanfaatkan semaksimal mungkin rapid test antigen.

“Adanya rapid test antigen ini adalah angin segar bagi kita. Dengan ini maka kita bisa tracing lebih cepat dan lebih banyak. Rapid test antigen harus dipakai di semua kabupaten dan kota,” pintanya.

Baca Juga  Hafsan : Sambut Baik Pelaku Usaha yang Berinvestasi, Jangan Dihalangi

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan NTB dr H Lalu Hamzi Fikri mengatakan, pihaknya sedang berupaya optimal melakukan percepatan vaksinasi dan memperbanyak tracing. Saat ini, vaksinasi telah mencapai 36 persen pada tahap tenaga kesehatan.

Pada timeline normal direncanakan tahap pertama vaksinasi kepada tenaga kesehatan pada bulan Januari-Februari sebanyak 27.894 orang. Tahap kedua petugas pelayanan publik pada bulan Maret-April sebanyak 285.804 orang. Tahap ketiga masyarakat umum pada bulan Mei-Desember 2.743.611 orang.

Dinas Kesehatan NTB juga telah menargetkan penyediaan 3.000 vaksinator dengan sasaran masyarakat umum sejumlah 2.743.611 atau 5.487.222 suntikan.

Baca Juga  Wagub NTB Sudah Dinyatakan Negatif, Tetapi Tetap Harus Isolasi Mandiri Dulu

“Ke depan vaksinasi ini kita akan adakan percepatan. Sebelum Februari (berakhir) vaksinasi tenaga kesehatan harus kita tuntaskan,” jelasnya.

Untuk tracing, Dinas Kesehatan NTB akan menggenjot prosesnya agar memenuhi standard WHO 20-30 orang dalam sekali tracing. “Paling tidak 1 orang tracing sampe 20 orang. Harus tetap kita usahakan meski susah,” jelas Fikri.

Hingga saat ini jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di NTB 7.717, sembuh sejumlah 5.891 (76,3 persen), dirawat 1.487 (15,3 persen), dan meninggal 339 (4,4 persen). (*/cr4)

Sumber : lombokpost.jawapos.com

News Feed