oleh

PKS NTB Dorong Gubernur Zul Maju di Pilpres

IST/RADAR MANDALIKA
Zulkieflimansyah

MATARAM – Sinyal agus untuk Gubernur NTB, Zulkieflimansyah. DPW PKS NTB sudah bulat mendorong Bang Zul maju di Pilpres mendatang. PKS dalam waktu dekat akan mengusulkan nama doctor Zul menjadi calon presiden ke DPP PKS.
“Insya Allah Desember 2021 atau awal Januari 2022 kami surati DPP, baik untuk Capres atau Cawapres,” beber Ketua DPW PKS NTB, Yek Agil di Mataram,Kamis kemarin.
PKS NTB terlihat sangat serius dengan rencana ini menyusul hasil survei salah satu lembaga opini publik nasional yang menempatkan Gubernur NTB itu menjadi salah satu tokoh kepala daerah terpopuler di wilayah Timur Indonesia dalam hasil survei.
“Kita tunggu keran usulan calon dibuka DPP, baru setelah itu kita sampaikan harapan masyarakat Indonesia ini,” kata Agil.
Senada juga disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS NTB, Sambirang Ahmadi. Dia mengatakan posisi mereka telah bulat akan mengusulkan Bang Zul ke DPP PKS sebagai salah satu alternatif Capres atau Cawapres 2024.
Proses selanjutnya DPP yang mempertimbangkan dan memutuskan,” kata Sambirang terpisah.
DPW saat ini masih terus menghimpun aspirasi dan dinamika atas rencana pengusulan pria yang disapa Bang Zul itu. “Banyak aspek yang harus dipertimbangkan sebelum DPW mengusulkan ke DPP,” ujarnya.
Hasil survei disebut sebagai pertimbangan utama DPW mengusulkan Bang Zul. Di samping PKS juga terbuka pada semua kader yang memiliki modal tampil di Pilpres 2024. “Karena itu sangat wajar jika kita mendorong beliau untuk naik kelas ke tingkat nasional, DPP juga memberikan kesempatan kepada semua kader yang memiliki peluang,” tekannya.

BACA JUGA:  Bhabinkamtibmas Kelurahan Bugis Taliwang, Tekankan Prokes Covid-19

Ketua Komisi III DPRD NTB itu juga yakin, upaya Bang Zul tampil di Pilpres tidak menghilangkan peluangnya di Pilgub. Desain tahun politik 2024 tetap membuka peluang Zul di panggung Pilgub. “Pilpres dan Pilgub waktunya berbeda, jadi tidak ada masalah,” yakin dia.(jho)

News Feed